bookmark_borderKasubag TU Kemenag Flotim : Pandemi Covid 19 Mestinya Menjadi Berkah

Larantuka (Humas)- Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kabupaten Flores Timur, Yosef Aloysius Babaputra, S. Fil, MM mengatakan situasi pandemi Covid 19 yang melanda dunia sekarang ini bagi guru semestinya membawa berkah tersendiri dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran kepada para siswa.

“Situasi Pandemi Covid 19 ini mestinya menjadi berkah bagi guru. Dengan situasi belajar entah secara daring maupun luring telah memberikan kesempatan kepada para guru untuk melakukan inovasi dan kreativitas yang kontekstual dalam melakukan kegiatan belajar mengajar “, kata Yosef Aloysius Babaputra.

Hal itu dikatakannya saat membuka kegiatan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Pendidikan Agama Katolik tingkat  Sekolah Menengah Pertama Wilayah Adonara, di SMPN Satap Riangduli, Adonara, Rabu (29/07/2020) yang diikuti 31 guru agama Katolik tingkat SMP wilayah Adonara.  Hadir Pula  Camat Witihama, Laurensius Lebu Raya yang juga memberikan dukungan dan peneguhan kepada para guru.

Menurutnya di tengah kesulitan baik dari sisi guru, anak anak maupun orang tua dalam melakukan pembelajaran, para guru semestinya dipacu untuk menemukan sistem dan metode pembelajaran yang kontekstual bagi para siswa.

“Bapa ibu pasti nonton dan liat di media sosial, begitu banyak curhatan para siswa bahkan orang tua terkait proses belajar dari rumah”, jelas Kasubag TU.

Dikatakannya, situasi ini memberi gambaran yang kuat bahwa tanpa bimbingan dan pendampingan yang konsisten dari para guru terhadap anak siswa, pembelajaran tidak memberikan dampak yang maksimal terhadap penguasaan materi atau ilmu. Karenanya, Ia berharap kegiatan MGMP menjadi ruang yang strategis bagi para guru, secara bersama memikirkan untuk menemukan solusi yang tepat terkait metode dan strategi pembelajaran pendidikan agama dalam masa pandemi Covid 19.

Yosef mengingatkan khusus masa pandemi, para guru diarahkan untuk lebih konsentrasi dalam pembelajaran pembentukan karakter siswa.

” pandemi ini menyebabkan kita berada dalam masa darurat. Marilah kita berusaha agar anak didik kita tidak kehilangan orientasi dan semangat dalam belajar teristimewa karakter siswa,. Pandemi sekali lagi seharusnya ada blessing bagi bapa ibu guru. ” ajak Kasubag TU Hadir Pula dalam kegiatan tersebut  Camat Witihama, Laurensius Lebu Raya yang juga memberikan dukungan dan peneguhan kepada para guru agama Katolik. (***Bbp/peter)

bookmark_borderBoby Babaputra: Guru Harus Tinggalkan Cara Lama Dan Temukan Hal Baru

Larantuka (Humas) – Demikian yang disampaikan oleh Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kabupaten Flores Timur,  Yosef Aloysius Babaputra, S. Fil,  MM ketika mewakili Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Flores Timur membuka Kegiatan MGMP Wilayah Solor di MAN 2 Flores Timur,  Selasa (17/03/2020).

Kegiatan MGMP tersebut diikuti sebanyak 30 guru mata pelajaran Pendidikan Islam tingkat Madrasah Aliyah di wilayah Solor Kabupaten Flores Timur. 

Dalam sambutannya, Bobby Babaputra mendorong para guru untuk berkreasi dan berinovasi dalam menciptakan suasana belajar yang kompetitif sejalan dengan berbagai tuntutan pemerintah saat ini.  Salah satu tuntutan yang dimaksud yakni sejalan dengan kebijakan Merdeka Belajar yang dicetuskan oleh Menteri Pendidikan dan kebudayaan RI,  Nadiem Makarim.

Kepada para guru beliau mengharapkan adanya perubahan pola pikir untuk mengembangkan kurikulum tingkat satuan pendidikan yang berorientasi pada pembelajaran berbasis peserta didik. Guru juga dutuntut untuk lebih kreatif dan inovatif dalam melakukan perubahan-perubahan dalam rangka meningkatkan mutu layanan pendidikan khusunya layanan proses pembelajaran.

“para guru harus dapat berinovasi dan berkreasi,  meninggalkan cara-cara lama dan menemukan cara baru demi kualitas pendidikan yang semakin baik kedepannya”, ujarnya.

Terkait tema yang diangkat dalam kegiatan MGMP yakni “guru profesional,  siswa cerdas”, menurut Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kabupaten Flores Timur,  Yosef Aloysius Babaputra, S. Fil, MM tema tersebut sangat mulia dan berat karena tuntutannya para Guru harus Profesional dan dampaknya siswa harus Cerdas.

Langkah yang harus ditempuh oleh setiap lembaga pendidikan dalam mewujudkan semangat tersebut menurutnya  yakni mengimplementasikan visi dan misi Pemerintah yakni peningkatan kualitas SDM dengan berbagai kegiatan dan program peningkatan mutu dan kualitas para guru. 

MGMP lanjutnya dipandang sebagai wadah profesional yang tepat dalam mendukung tema Guru Profesional yang dengan keprofesionalannya dapat membuat terobosan dan inovasi untuk meninggalkan cara-cara lama dalam proses pembelajaran di kelas.

Beliau juga menyampaikan program Direktorat Pendidikan Islam Kementerian Agama RI yang pada tahun 2020 ini akan meningkatkan literasi digital siswa/i madrasah disamping penguatan pendidikan sains, tekhnologi dan matematika.

Peningkatan literasi digital di madrasah dilaksanakan dalam kegiatan belajar mengajar berbasis tekhnologi dengan memanfaatkan laptop atau tablet,  dan para guru dapat memberi tugas dengan memanfaatkan tekhnologi E-learning (sistem edukasi daring). Proses belajar mengajar tersebut menggunakan instrumen digital baik dari sisi pembelajarannya maupun tata kelola penyelenggaraan pendidikannya. Kegiatan MGMP PAI di MAN 2 Flores Timur dilaksanakan selama tiga hari,  17-19 Maret 2020. (***peter)

bookmark_borderUAMBN-BK Lancar, Kepala MTsN 2 Flotim: Sesuai Juknis

Larantuka (Humas) – Pelaksanaan Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional Berbasis Komputer (UAMBN-BK) di Flores Timur pada hari kedua,  Selasa (17/03/2020) berjalan lancar dan aman.  Hal ini terpantau di seluruh MTs se Kabupaten Flores Timur secara khusus pada MTs. N 2 Flores Timur di Lamakera Kecamatan Solor Timur.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Flores Timur, Martinus Tupen Payon, S. Ag ketika memantau pelaksanaan UAMBN-BK di MTs. N 2 Flores Timur memberi apresiasi kepada penyelenggara ujian yang telah mengkondisikan segala sesuatunya demi suksesnya UAMBN-BK tahun pelajaran 2019/2020. Semua proses yang telah dialui dan yang sedang dijalani saat ini menurutnya telah mencerminkan lembaga pendidikan madrasah di Flores Timur telah siap dengan semua bentuk tuntutan peningkatan mutu secara khusus efisiensi dan efektifitas proses ujian. 

Selain itui pelaksanaan ujian sesuai standar yang ditetapkan telah membuktikan Madrasah Hebat Bermartabat. 

“dukungan dan apresiasi layak kita berikan kepada seluruh madrasah kita yang telah siap dengan semua tuntutan penyelenggaraan ujian, dan ini membuktikan madrasah kita hebat bermartabat”, ungkapnya usai memantau pelakanaan UAM-BN.

Didampingi Kasubag TU,  Yosef Aloysius Babaputra,  Martin Tupen memberi motivasi dan dukungan kepada panitia ujian agar menyelenggarakan ujian secara benar dan bertanggung jawab.

Sementara Kepala MTs. N 2 Flores Timur,  Mohammad Ismail,  S. Ag yang yang dimintai pendapatnya terkait pelaksanaan UAMBN-BK di madrasahnya, memastikan komitmen seluruh jajarannya  melaksanakan ujian dengan penuh tanggung jawab sesuai dengan juknis yang telah turunkan dari atasan secara berjenjang.  Hal demikian menurutnya turut memberikan kontribusi terhadap kualitas penyelenggaraan ujian.

“semua yang kita lakukan telah sesuai Prosedur Operasional Standar (POS)  pelaksanaan UAMBN-BK yang sudah diturunkan,  insya Allah sampai hari kedua  ini semua berjalan sesuai lancar, tanpa ada kekurangan apapun”, jelas Moh. Ismail.

Untuk diketahui jumlah peserta UAMBN-BK di MTs. N 2 Flores Timur tahun pelajaran 2019/2020 sebanyak 80 peserta yang terdiri dari peserta laki-laki sebanyak 40 orang dan peserta perempuan sebanyak 10 orang. Ke-80 peserta tersebut dibagi dalam tiga sesi untuk mengikuti UAMBN-BK sesuai kapasitas ruangan dan fasilitas komputer penunjang ujian. Sementara jumlah siswa secara keseluruhan pada tahun pelajaran 2019/2020 sebanyak 219 siswa dengan tujuh rombongan belajar. (***peter)