bookmark_borderWabup Flotim: Pesparani Menunjukan Kita Satu Lamaholot

Larantuka (Humas) – Wakil Bupati Flores Timur,  Agustinus Payong Boli, S.H, menegaskan pemerintah daerah Kabupaten Flores Timur sungghh berterima kasih dan memberikan apresiasi atas terselenggaranya Pesta Paduan Suara Gerejani Katolik (pesparani) perdana tingkat Kabupaten Flores Timur tahun 2020. Hal tersebut menurutnya sesuatu yang sangat luar biasa dalam menunjukan satu lamaholot untuk semua kontestan yang terlibat serta seluruh masyarakat yang hadir dalam ajang tersebut.

Hal demikian ia sampaikan saat berkesempatan membawakan sambutan Penutup Pesparani perdana tingkat Kabupaten Flores Timur tahun 2020 di Gereja Katedral Reinha Rosari Larantuka,  Minggu (23/02/2020).

Sebagai sesuatu yang sangat bernilai dalam kehidupan Iman Katolik di Flores Timur,  Wabup Agus Boli dalam kesempatan tersebut menyampaikan empat nilai yang terkandung dalam penyelenggaraan Pesparani perdana di Kabupaten Flores Timur;

Pertama nilai religiusitas; dimana secara iman Katolik bahwa menyanyi dengan baik berarti kita berdoa dua kali,  dan hal itu menurutnya terjadi dalam kegiatan Pesparani ini.

Kedua; nilai solidaritas.  Melalui pesparani kita semua jadi satu, baik dari adonara,  solor dan flores timur daratan, yang menunjukan kita sebagai satu keluarga (kaka arin).

“kita adalah satu lamaholot” tegasnya.

Ketiga; nilai budaya. Hal ini terbaca dengan jelas dari seluruh penampilan peserta Pesparani yang dibalut dengan kain tenun flores timur, sesuai Peraturan Bupati Flores Timur tentang pemakaian tenun ikat di kabupaten Flores Timur.  Wakil Bupati berharap kedepannya kain tenun tidak hanya dikenakan di perkantoran dan di sekolah tetapi juga dalam bidang rohani untuk meningkatkan ekonomi masyarakat. 

Dan nilai yang keempat yakni nilai ekonomi, dimana penyelenggaraan pesparani perdana di Kabupaten Flores Timur selama tiga hari dari tanggal 21-23 februari 2020 sungguh menggerakan ekonomi masyarakat. Keseluruhan nilai yang diperoleh dalam pesparani tersebut wakil bupati Agus Boli  menegaskan bahwa dalam kekuatan cinta antara gereja dan pemerintah yang saling bekerja sama dan sama-sama bekerja untuk membangun Flores Timur tercinta. (***peter)

bookmark_borderWabup Agus Boli Harap Jamaah Haji Flotim Menjadi Rahmat Bagi LewotanaAuto Draft

Larantuka (Inmas) – Wakil Bupati Flores Timur, Agustinus Payong Boli, SH berharap para Jamaah Haji asal Kabupaten Flores Timur menjadi rahmat bagi lewotana Flores Timur manakala hidup di tengah-tengah masyarakat. Hal tersebut disampaikan Agus Boli  pada acara penerimaan Jamaah Haji asal Kabupaten Flores Timur di aula Setda Flores Timur, Rabu (11/09/2019).

Agus Boli didampingi Ketua DPRD Kabupaten Flores Timur, Robertus Rebon Kereta, S.Pd dan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Flores Timur, Martinus Tupen Payon, S.Ag dan dihadiri para anggota Forkompimda, para pimpinan OPD Kabupaten Flores Timur, Ketua MUI Kabupaten Flores Timur, para Imam Masjid se kota Larantuka, tokoh masyarakat dan para undangan.

Dihadapan 38 Jamaah Haji Flores Timur yang tiba di Larantuka, Agus Boli mengatakan perjalanan ibadah haji di tanah suci mekkah,   para jamaah mendapatkan dua hal disamping menyampaikan ujud, niat serta keluh kesah. Dua hal yang dimaksud yakni secara psikologi  dimana para jamaah mendapatkan ketenangan hidup dan ketenangan bathin. Dan juga secara sosilogis dimana para jamaah memperoleh dua kecerdasan yakni kecerdasan emosional (EQ) dan kecerdasan spiritual (SQ).

Kecedasan emosional menurutnya, seluruh peristiwa, kesulitan dan tantangan yang dihadapi di tanah suci dapat membentuk bapak/ibu para jamaah haji soal kemampuan kecerdasan emosional. Sementara kecerdasan spiritual dimana para jamaah haji mempertegas janjinya kepada Allah untuk hidup sesuai ajaran agama.

Dua hal tersebut bagi politisi Partai Gerindra ini  diharapkan para jamaah memperoleh rahmat besar untuk memperbaiki kualitas hidup sesuai ajaran Tuhan.

“ harapan kami yakni bapak/ibu selalu menjadi rahmat bagi lewotana tercinta Kabupaten Flores Timur manakala hidup di tengah masyarakat sungguh-sungguh menunjukan kemabruran haji yakni menaburkan kualitas hidup yang baik dan sebagai guru, surih teladan bagi sesama masyarakat Flores Timur”, harapnya.

Sebelumnya, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Flores Timur, Martinus Tupen Payon, S.Ag menjemput kedatangan para jamaah haji asal Flores Timur di Bandara Gewayantana Watowiti-Larantuka. Para Jamaah Haji asal Kabupaten Flores Timur tiba di Lewotana tepat jam 13.45 dengan meggunakan penerbangan Pesawat Trans Nusa 8B- 521 ATR 42-500 PK – TNG.

Dengan rasa haru, Martinus Tupen Payon, S.Ag berjabatan tangan dan memeluk satu persatu duta lewotana tersebut. Rasa haru itu muncul karena para jamaah haji tiba dengan selamat di lewotana.

“ selamat datang kembali di lewotana tercinta bapak/ibu, semoga sehat selalu” ungkap Martinus Tupen Payon saat bersalaman dengan satu persatu jamaah haji. Selain itu, rasa sedih juga dialami oleh para Jamaah Haji Flores Timur.  Sebab total keseluruhan yang berangkat ke tana cuci sebanyak 40 jamaah. Selama ibadah di tanah suci satu jamaah haji asal Flores Timur atas nama Hj. Sumimen Sadi Beni telah meninggal dunia di mekkah dan menyisahkan 39 jamaah. Namun  hanya 38 jamaah haji yang tiba saat dijemput di bandara gewayantana. Sesuai  informasi yang diperoleh bahwa satu jamaah asal Flores Timur  lainnya atas nama Siti Nur tertahan di Surabaya karena sakit. (***peter)