bookmark_borderYayasan Bunda Dan Taman Seminari St. Arnoldus Yansen Larantuka Diminta Tingkatkan Minat Masyarakat

Larantuka (Humas)  – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Flores Timur,  Martinus Tupen Payon,  S. Ag,  pada Rabu (19/02/2020) berkesempatan bertemu dengan pengurus Yayasan Bunda Larantuka serta para guru Taman Seminaris St. Arnoldus Yansen. Pertemuan tersebut membahas keberadaan lembaga pendidikan dengan yayasan tempat bernaungnya Taman Seminaris St. Arnoldus Yansen untuk berbagai hal dalam rangka program pendidikan di sekolah tersebut.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut, Kepala Seksi Pendidikan Katolik,  Leonardus Geleuk Dore, S. Ag dan Pengawas Pendidikan Katolik Kemenag Flotim. Adrianus Bajuga Haliwala,  S. Ag.

Ketua Yayasan Bunda Larantuka Paulus dalam kesempatan tersebut menyampaikan pertemuan dengan Kakankemenag Flotim menjadi moment yang baik untuk menyampaikan tentang adanya perubahanperubahan struktur lembaga Taman Seminaris dimana terdapat pergantian Kepala Taman Seminaris St. Arnoldus Yansen.

“kami dari pihak yayasan sudah mengadakan rapat terbatas untuk menerima permohonan dari ibu Helena untuk bekerja di Taman Seminaris sebagai guru dan setelah itu memutuskan ibu Helena menjadi Kepala Taman Seminaris St. Arnoldus Yansen menggantikan Hika Imelda Wasti natonis,  S. Pd” jelas Paulus. 

Dalam kesempatan tersebut, paulus meminta masukan dari Kepala Kantor Kemenag Flotim agar sekoalah di bawah pembinaan Kemeneterian Agama ini bisa maju bersma.

Sementara dalam kesempatan yang samaKakankemenag Flotim, Martinus Tupen Payon, S. Ag meminta perhatian dari pengurus yayasan dan para guru untuk keberlangsungan Taman Seminaris yang mempunyai kekhasan Katolik di daerah  ini.

“mengelola lembaga pendidikan ini karena ada yayasan dan yayasan harus bersinergi dan membantu perkembangan sekolah ini,  tidak bisa secara sendiri-sendiri tapi harus bekerja sama”, jelasnya.

Soal pengunduran diri KepalaTaman Seminaris yang lama itu menurut Martin Tupen itu hak setiap orang dan yayasan mempunyai kewenangan untuk mengangkat kepala yang baru.  Beliau meminta agar semua pihak dapat bekerjasama bahu membahu demi perkembangan lembaga pendidikan Taman Seminaris St. Arnoldus Yansen.  Kepada Kepala Seksi Pendidikan Katolik dan Pengawas Pendidikan Katolik, Kakankemenag Flotim meminta agar kedepannya segera membentuk kelomok KKG Taman Seminaris sehingga dapat menjadi wadah profesi bagi peningkatan kualitas tenaga pendidik di seluruh taman seminaris di Flotim yang saat ini berjumlah  Empat Taman Seminaris. (***peter)

bookmark_borderBuka Workshop Peningkatan Kompetensi Guru, Kadis PKO Akui Prestasi Madrasah Di Flotim

Larantuka (Inmas) – Kepala Dinas Pendidikan Kebudayaan dan Olah raga (PKO) Kabupaten Flores Timur, Drs. Bernadus Beda Keda mengakui prestasi yang diraih oleh madrasah-madrasah di Kabupaten Flores Timur. Hal tersebut dikatakannya saat membuka kegiatan Workshop peningkatan kompetensi dan pengembangan profesi guru MTs.N 4 Flores Timur di Witihama – Kabupaten Flores Timur, Kamis (29/08/2019).

Dihadapan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Flores Timur, Martinus Tupen Payon, S.Ag, Kepala Seksi Pendidikan Islam, Drs. Bakir Doni Pulo, Ketua  Komite MTs.N 4 Flores Timur, Korwil Pendidikan Kecamatan Witihama serta Kepala MTs.N 4 dan para guru, beda Keda dalam kesempatan tersebut menyatakan beberapa tahun terakhir madrasah-madrasah di Kabupaten Flores Timur meraih prestasi baik di tingkat Kabupaten maupun tingkat provinisi yang pada akhirnya dapat berkompetisi di level nasional.

“ beberapa tahun terakhir ini madrasah kita mencapai prestasi yang gemilang di tingkat provinsi dan berkesempatan membawa nama daerah di kancah nasional, dan ini yang patut kita banggakan”, ujarnya.

Beliau mencontohkan beberapa prestasi yang diraih madrasah pada tahun 2019 ini yang sudah mengharumkan nama daerah Flores Timur di level Provinsi NTT, seperti : Juara I Lomba Sekolah Sehat jenjang SMP/MTs tingkat Provinsi NTT yang diraih oleh MTs.N 1 Flores Timur, Juara II Lomba Sekolah Sehat jenjang SD/MI tingkat Provinisi NTT yang diraih oleh MIN 1 Flores Timur dan terkahir Juara I Lomba KSM tingkat Provinsi NTT bidang study Matematika jenjang MTs yang diraih oleh ananda Tri Setyaningsih Niga Bakang siswa MTs.N 1 Flores Timur di witihama.

Rangkaian prestasi tersebut menurutnya merupakan pencapaian yang sangat baik bagi lembaga pendidikan madrasah di daerah ini dan berharap kerjasama dan kolaborasi lintas sektoral terus ditingkatkan guna peningkatan mutun dan kualitas pendidikan di daerah ini agar semakin baik ke depannya.

“ kita perlu kerjasama, perlu koordinasi dan kolaborasi ,  walaupun madrasah bernaung di bawah Kementerian Agama yang merupakan instansi vertikal tapi keberadaannya di daerah dan tanggung jawab edukasi di daerah ada pada Dinas PKO”, katanya mengingatkan

Terkait kegiatan kompetensi peningkatan kompetensi guru yang dilaksanakan oleh MTs.N 4 Flotim, Putra Witihama yang sering berkunjung di setiap madrasah ini mengatakan hal tersebut sangat baik bagi para guru dalam mengasah kompetensinya demi merawat martabat guru yang profesional.

Sebelumnya, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Flores Timur, Martinus Tupen Payon, S.Ag berkesempatan memberikan Piagam Penghargaan dan Hadiah kepada ananda, Ade Tri Setyaningsih Niga Bakang siswa Kelas IX C MTs.N Witihama yang baru-baru ini mengharumkan nama Kabupaten Flores Timur di ajang KSM tingkat Provinsi NTT. Remaja sangat pendiam ini meraih Juara 1 KSM tingkat Provinsi NTT pada bidang study Matematika jenjang MTs dan akan mewakili Provinsi NTT pada ajang KSM tingkat Nasional pada tanggal 16-19 September 2019 di Manado-Sulawesi Utara.

Atas pribadinya yang sangat pendiam dan pemalu tersebut, Kakankemenag Flotim Martinus Tupen Payon menyebutnya anak pemalu tapi membanggakan. Beliau mengatakan semua pencapaian yang diraih oleh madrasah saat ini melalui proses yang sangat panjang dan berkat kerja keras semua pihak dan hal itu pantas untuk disyukuri. “ teman-teman hebat, kita semua hebat itu bukan kebetulan tapi sebuah proses yang telah menghasilkannya”, tandasnya. (***peter)

bookmark_borderLetak Batu Pertama Pembangunan MIS Puli Raya, Martin Tupen: Semua Anak-anak Disini Harus Sekolah

Larantuka (Inmas) – Masyarakat desa Bidara Kecamatan Adonara Tengah Kabupaten Flores Timur sebentar lagi akan memiliki sebuah lembaga pendidikan baru yakni MIS Puli Raya. Hal ini ditandai dengan acara peletakan batu pertama pembangunan gedung MIS Puli Raya oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Flores Timur, Martinus Tupen Payon, S. Ag dan Camat Adonara Tengah, Paulus P. L.  Kaha, M. Si, Rabu (28/08/2019).

Kehadiran tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pendidik dan tokoh adat dalam acara tersebut memberikan dukungan secara total bagi keberadaan lembaga pendidikan islam di desa tersebut yang saat ini masih terus berproses sampai mendapatkan ijin operasional nantinya.

Ketua Yayasan Puli Raya Desa Bidara Kecamatan Adonara Tengah Usman Ismail mengungkapkan perasaannya tersebut.

“kehadiran semua tokoh ini pasti memberikan dukungan atas proses yang sementara dilalui, karena sebagai yayasan baru,  seluruh proses yang kami lalui ini dengan swadaya penuh oleh masyarakat”,ungkapnya.

Menurutnya peletakan batu pertama yang terjadi ini merupakan tahapan awal ke tiga dari seluruh proses yang terus diupayakan sampai saat ini. Sebelumya para tokoh melakukan konsultasi dengan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Flores Timur terkait dengan adanya keinginan dan kerinduan masyarakat desa bidara akan lembaga pendidikan madrasah.

“dari hasil konsultasi tersebut ada peluang mengarah ke hal tersebut karena, seksi pendidikan islam Kantor Kemenag Flotim sudah punya pemetaan pendidikan islam di Kabupaten Flores Timur dan desa bidara masuk dalam pemetaan tersebut” jelasnya menceritakan.

Setelah konsultasi, para tokoh masyarakat langsung mengupayakan untuk mendirikan sebuah yayasan dan langsung mengurus akta notaris yayasan Puli Raya dan mendapatkan akta notaris dari Kemenkum Ham. Dan berkat kerja keras semua pihak akhirnya masyarakat berkontribusi untuk mendirikan bangunan gedung MIS puli raya sebagai sarana kegiatan KBM sambil menunggu proses untuk mendapatkan SK Ijin Operasional, lanjutnya.

Beliau mengakui bahwa untuk mendapatkan akta notaris seluruh kepala keluarga di desa bidara berkontribusi sebesar 100.000/Kk.

Kakankemenag Flotim, Martinus Tupen Payon dalam sambutannya pada acara tersebut mengatakan peletakan batu pertama pembangunan MIS Puli Raya merupakan peristiwa bersejarah yang perlu disyukuri karena menurutnya ikhtiar masyarakat akan hadirnya lembaga pendidikan MIS sudah mulai berproses.

” peletakan batu pertama ini sebagai bukti bahwa pemerintah ada dan menjadi bagian dari madrasah ini melalui ikhtiar dan kerjasama antara kita”, ungkapnya.

Martin Tupen berharap pembangunan ini dapat berjalan baik sehingga bermanfaat bagi generasi tiga kampung disekitarnya secar khusus di desa Bidara ini Kecamatan Adonara Tengah.

” ketika semua proses dilalui dan pembangunan berjalan baik maka selanjutnya semua anak-anak di desa ini harus bersekolah karena manfaatnya terletak disitu” ungkapnya. Semantara Camat Adonara Tengah, Paulus P. L Takaha dalam sambutannya mengingatkan agar yayasan tidak boleh mengambil keuntungan semata akan keberadaan lembaga pendidikan ini. Yayasan menurutnya harus bekerja keras untuk kemajuan lembaga pendidikan ini. (***peter)

bookmark_borderKepala MTsN 2 Flotim Luncurkan Program “One Day One Thousand”

MTsN 2 Flotim (Inmas) – Kepala Madrasah Tsanawiyah Negeri 2 Flores Timur, Moh. Ismail, S.Ag akhirnya meluncurkan program   “ One Day One Thousand ” (Sehari Seribu). Hal ini sesuai dengan salah satu tugas dan fungsi Kepala Madrasah sebagai inovator dalam pengelolaan Madrasah. Peluncuran program tersebut berlangsung, Kamis (22/08/2019) di halaman MTs Negeri 2 Flores Timur.

Dalam sambutannya dihadapan seluruh Guru, Pegawai dan Peserta didik, Kepala MTs Negeri 2 Flores Timur, Moh. Ismail, S.Ag menekankan betapa pentingnya mengejahwantakan 5 Pilar Pendidikan Islam Kementeria Agama Provinsi NTT dalam setiap aktivitas pengabdian kita. Lima Pilar inilah yang selalu didengungkan dan dihimbau oleh Bapak Kepala Bidang Pendis Kanwil Kementerian Agama Prov. NTT. Dua dari Lima Pilar yang seirama dengan program ini, yakni Menata hati atau hadirkan hati disetiap aktivitas kita, dan yang kedua adalah Berperan serta dalam membantu ummat.

Lebih lanjut, Kepala Madrasah yang baru dilantik pada 09 Agustus 2019 ini, mengatakan “ program One Day One Thousand bertujuan mengajak warga MTs Negeri 2 Flores Timur untuk Infaq berjama’ah, mengikhlaskan sebahagian harta miliknya untuk kemaslahatan ummat, sekaligus membiasakan peserta didik untuk selalu berbagi dengan saudara-saudara disekelilingnya yang membutuhkan “.

“lebih spesifiknya, program ini bermaksud untuk membantu kebutuhan pembelajaran peserta didi yang perekonomian orang tuanya kurang mampu, membantu meringankan penderitaan warga Madrasah dan masyarakat sekitar yang terkena musibah dan terdampak bencana serta mendukung kegiatan-kegiatan peserta didik yang bersifat sosial “, jelas Moh. Ismail.

Beliau menyadari bahwa program tersebut bukan program baru, dan tentunya telah dilaksanakan di banyak Madrasah dan kantor Kementerian Agama namun pihaknya tetap berprinsip, tidak ada kata terlambat untuk suatu kebaikan. “Semoga apa yang menjadi harapan melalui program ini, dapat terwujud “, terangnya. (***Abd Wahab/peter)

bookmark_borderTim Visitasi Lomba Sekolah Sehat bertemu Bupati Flores Timur

Tim Visitasi Lomba Sekolah Sehat, bertemu dengan Bupati Flores Timur, Antonius Gege Hadjon di ruangan Bupati Flotim. Setelah itu tim yang didampingi Kakankemenag Flotim, Martinus Tupen Payon mengunjungi sekretariat pembina UKS Kabupaten Flores Timur di ruangan Bagian Kesra Setda Flotim.