bookmark_borderIJOP MIS Puliraya Terbit, Masyarakat Bidara Buat Syukuran

Larantuka (Humas) – Setelah 15 tahun masa penantian, Desa Bidara Kecamatan Adonara Tengah kini memiliki sebuah lembaga Pendidikan Dasar (MI) yang lahir dari rahim MI Tarbiyah Wewit. Hadirx MIS Puliraya Lamataun , di desa Bidara sebagai bukti dari usaha dan kerja keras anak tana desa Bidara untuk membebaskan generasinya dari belenggu kebodohan. Masyarakat desa Bidara melalui Yayasan Puli Raya menjemput program Strategis Kantor Kementerian Agama Kabupaten Flores Timur  melalui Seksi Pendidikan Islam untuk pendekatan pelayanan pendidikan Madrasah dan pemerataan Pendidikan sampai ke tingkat bawah.

Hal tersebut tertuang dalam Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional Pasal 11 yang menyatakan bahwa Pemerintah dan Pemerintah Daerah wajib memberikan layanan dan kemudahan, serta menjamin terselenggaranya pendidikan yang bermutu bagi setiap warga negara tanpa diskriminasi. Dengan kata lain, pemerintah menjamin sistem pendidikan yang bermutu dan kemudahan serta perluasan akses pendidikan yang berkualitas untuk seluruh warga negara Indonesia.

Berkat kerja keras dan usaha yang gigih, serta dukungan dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Flores Timur,  MIS Puli Raya Lamataun telah mendapatkan SK Ijin Operaional (IJOP)  dan penyerahannya telah dilaksanakan di Honihama desa Tuagoetobi Kecamatan Witihama oleh Bapak Kepala Bidang Pendidikan Islam  Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi NTT , pada hari selasa 24 Juli 2020 yang lalu. Sebagai ungkapan rasa syukur dan bahagia, pada Sabtu, (01/08/2020), masyarakat dusun Lamataun desa Bidara Kecamatan Adonara Tengah mengadakan syukuran sekaligus pengambilan sumpah jabatan Kepala MIS Puliraya Lamataun oleh Ketua Yayasana Puliraya Lamataun yang dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Flores Timur, Martinus Tupen Payon dan Kepala Seksi Pendidikan Islam, Bakir Doni Pulo.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Flores Timur, Martinus Tupen Payon dalam kesempatan tersebut, menyampaikan proficiat dan terima kasih kepada seluruh warga masayarakat desa Bidara melalui pengurus Yayasan Puliraya yang telah bekerja keras untuk menghadirkan sebuah lembaga pendidikan di desa Bidara ini.

“ saya sungguh bahagia dan bangga atas upaya dan kerja keras yang sudah dilakukan oleh masyarakat dan akhirnya  niat dan komitmen bersama ini  mendapat restu dari rera wulan tanah ekan (Tuhan Sang Pencipta)” ucap martin tupen.

Menurutnya, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Flores Timur sudah mempunyai pemetaan pelayanan  pendidikan agama dan pendidikan  keagamaan di daerah ini sebagai sebuah grand design perluasan akses dan pemerataan pendidikan di Kabupaten Flores Timur. Dari pemetaan tersebut lanjutnya, desa Bidara Kecamatan Adonara Tengah masuk dalam daftar untuk perluasan akses pendidikan.

“ masyarakat disini dapat merebut peluang tersebut dan  akhirnya lewat kerjasama yang baik, komunikasi yang intens semua harapan ini terwujud dengan diterbitkannya Ijin Operasional MIS Puliraya Lamataun”, jelasnya. Dengan  hadirnya lembaga pendidikan di dusun Lamataun Desa Bidara Kecamatan Adonara Tengah, Martin Tupen berharap keterlibatan dan partisipasi orang tua dan masyarakat dalam proses pembelajaran, khususnya dalam pembentukan karakter anak, mendorong para guru untuk lebih kreatif dalam mengajar sehingga membuka kesempatan semua sekolah bersaing secara  berkeadila. (***peter)

bookmark_borderPendis Flotim Gelar Evaluasi BOS Dan BOP Tahun 2019

Larantuka (Inmas) – Seksi Pendidikan Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Flores Timur menggelar rapat evaluasi Biaya Operasional Sekolah (BOS) untuk tingkat Madrasah dan Biaya Operasional Pendidikan (BOP) untuk tingka RA se Kabupaten Flores Timur. Pertemuan yang dilaksanakan pada Kamis (22/01/2020) tersebut selain menghadirkan para Kepala RA dan Madrasah, juga meghadirkan para Ketua Komite Sekolah/Madrasah.

Kepala Seksi Pendidikan Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Flores Timur, Drs. Bakir Doni Pulo mengatakan, rapat evaluasi dengan menghadirkan seluruh komponen penting pendidikan dimaksudkan untuk menyamakan persepsi tentang pengelolaan anggaran BOS dan BOP tahun 2020 dengan mengevaluasi terlebih dahulu anggaran tersebut pada tahun 2019 kemarin dan menyiapakan langkah-langkah strategis untuk pengelolaan anggaran BOS dan BOP pada tahun 2020 sesuai dengan regulasi yang mengaturnya.

“ kita perlu menyamakan persepsi tentang juknis yang mengatur tentang pengelolaan dana BOS dan BOP yang tidak hanya mengikat bapak ibu di madrasah swasta tetapi juga madrasah-madrasah negeri”, jelas bakir doni pulo.

Beliau mengharapkan agar seluruh satuan pendidikan madrasah segera melakukan kewajiban satuan pendidikan pada awal tahun anggaran seperti yang terjadi dalam rapat ini yakni penyusunan RKAM, dan juga rapat-rapat yang berhubungan dengan pembagian tugas mengajar bagi setiap guru  tenaga kependidikan  dan tenaga administrasi pada masing-masing satuan pendidikan.

Sementara Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Flores Timur, Martinus Tupen Payon, S,Ag dalam arahannya menegaskan dana BOS yang dianggarkan oleh pemerintah kepada setiap satuan pendidikan bertujuan agar dana tersebut dimanfaatkan dengan baik untuk peningkatan mutu sebuah lembaga pendidikan. Kepada para Kepala Madrasah beliau mengingatkan agar dapat mengelola anggaran tersebut secara baik dan bertanggungjawab sesuai petunjuk tekhnis pengelolaan anggaran dimaksud.

“ kita sering menafikan yang namanya bukti baik itu bukti administratif maupun program kegiatannya , maka sangat disayangkan jika bukti yang diberikan tersebut hanya berupa kata-kata”, tegasnya.

Beliau menambahkan jika pengelolaan dana BOS hanya  dinilai dari aspek administrasi maka pengelolaan dana BOS itu belum dilaksanakan secara baik sebab yang dinilai sesungghunya adalah hasil nyata kegiatan peningkatan mutu sebuah lembaga pendidikan.

Dalam kesempatan tersebut, Martinus Tupen Payon juga mengingatkan tentang arti pentingnya keberadaan Komite Sekolah pada sebuah lembaga pendidikan. Menurutnya Komite menjadi bagian yang sangat penting dan vital bagi sebuah lembaga pendidikan termasuk madrasah-madrasah , maka diharapkan kepala sekolah, para guru dan komite harus duduk bersama membicarakan segala sesuatu untu merencakan pelaksanaan pendidikan di madrasah secara baik dan bertanggungjawab.

Kepada seluruh jajaran pendidikan islam di Kabupaten Flores Timur, Martin Tupen memberikan apresiasi dan terima kasihnya  karena telah menyukseskan program pendidikan di semester pertama tahun pelajaran 2019/2020 dengan berbagai hasil yang dirauh oleh setiap satuan pendidikan teristimewa kepada siswa/siswi madrasah yang berprestasi baik di Kabupaten, Provinsi dan Nasional. “ untukmu para tenaga pendidik dan tenaga kependidikan di setiap RA dan Madrasah, terima kasih untukmu semua karena kalian telah membuatnya luar biasa”, pungkasnya. (***peter)

bookmark_borderSosialisai PPDB MAN IC Serpong Di MTsN 1 Flotim

MTsN 1 Flotim (Humas) Memasuki awal semester genap Tahun Pelajaran 2020/2021, MTsN 1 Flores Timur menerima tim sosialisasi Panitia Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) dari MAN IC Serpong Banten. Selasa 21/01/2020

Kepala Seksi Pendidikan Islam, Drs. Bakor Doni Pulo menyampaikan terima kasih kepada tim Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) MAN IC yang sudah datang memberikan sosialisasi kepada siswa kelas 9 Tahun Pelajaran 2020/2021, sebanyak 4 MTsN dan 1 MTs Swasta yang mengikuti sosialisasi tersebut. Dari kelima Madrasah tersebut mengutus siswanya masing-masing yang didampingi Kepala Madrasah dan Guru untuk mendamping siswanya. Jumlah peserta yang mengikuti sosialisasi tersebut sebanyak 100 orang.

Harapan kami semoga siswa yang mengikuti sosialisasi pada hari ini bisa lulus pada  PPDB MAN IC Serpong Banten dan melanjutkan ke jenjang pendidikan madrasah lebih tinggi.

Lebih lanjut Bakir mengatakan salah satu target yang akan dicapai dalam kontrak kerja saya sebagai kepala Seksi Pendidikan Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Flores Timur adalah mengarahkan siswa kelas 9 setiap tahunnya untuk bisa melanjutkan ke MAN IC Serpong Banten, perdana terjadi di Flotim yang di lakukan oleh MAN IC Serpong Banten Tangsel, merupakan suatu gebrakan baru. Sebagai tuan rumah kegiatan sosialisasi PPDB kepala MTsN 1 Flotim, Budiawati Efendi menyampaikan rasa bahagia dan bangga atas kunjungan Ibu Nefa Wakil Kepala Bagian Humas MAN IC Serpong Banten di MTsN 1 Flotim dengan kehadiran Staf MAN IC, memberikan motivasi besar kepada siswa-siswi MTs se-Kabupaten Flotim untuk memilih (Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia (MAN IC), Madrasah Aliyah Kejuruan Negeri (MAKN) dan Madrasah Aliyah Negeri Program Keagamaan (MAN PK) yang ada di Indonesia. (*Budiawati/diLadica guhir/peter)

bookmark_borderKakankemenag Flotim Mutasikan Empat Guru PAI Di Kemenag Flotim

Larantuka  (Humas) – Awal tahun 2020 atau Semester II Tahun Pelajaran 2019/2020, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Flores Timur, Martinus Tupen Payon, S.Ag  memutasikan empat orang guru Pendidikan Agama Islam  dan guru kelas di lingkup Kantor Kementerian Agama Kabupaten Flores Timur.

Ke empat guru PAI dan guru kelas  yang dimutasikan tersebut yakni; Amin Muslimin yang dimutasikan dari MIN 2 Flores Timur ke MIS Menanga Kecamatan Solor Timur, Mansyur Muhammad dari MIS Watanhura Kecamatan Solor Timur ke SDN Kampung Baru Larantuka, Mursalin Hamid, A.Ma dari MIN 3 Flores Timur ke MIS Kolipetung Kecamatan Adonara dan Drs. Kasim Husen dari MIN 3 Flores Timur ke SDN Lambunga Kecamatan Kelubagolit.

Mutasi ke empat guru tersebut tertuang melalui Surat Keputusa Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Flores Timur Nomor : B-115 s/d 118/ Kk.19.9/1/Kp.07.5/01/2020 yang diserahkan secara langsung oleh Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kantor Kemeterian Agama Kabupaten Flores Timur, Yoseph Aloysius Babaputra, S.Fil, MM pada  apel kesadaran bulan Januari, Jumad ( 17/01/2020) di lapangan upacara Kantor Kementerian Agama Kabupaten Flores Timur.

Dalam amanatnya pada apel kesadaran tersebut, Kasubag TU Bobby Babaputra mengajak seluruh ASN Kementerian Agama Kabupaten Flores Timur untuk taat pada aturan dan memahami secara sungguh apa yang menjadi tugas dan tanggung jawab masing-masing.

“ kita semua harus taat pada aturan dan  disiplin harus menjadi karakter,  harus dibiasakan sehingga konsistensi pada tujuan dengan hasil terbaik dan maksimal bisa tercapai dan terwujud”, jelasnya. Beliau juga mengingatkan tentang  Lima Nilai Budaya Kerja Kementerian Agama harus sudah membatin dalam diri setiap orang, sehingga tugas atau pekerjaan kita   dapat dinaikan derajatnya lebih tinggi selain sekedar untuk mendapatkan imbalan berupa upah atau gaji semata tetapi lebih dari itu sebagai ibadah. (***peter)

bookmark_borderKasubag TU Beri Motivasi Kepada Para Calon GTT Dan PTT Pendis

Larantuka (Humas) – Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kabupaten Flores Timur, Yoseph Aloysius Babaputra, S.Fil, MM berkesempatan memberikan motivasi kepada para peserta seleksi Guru Tidak Tetap tingkat satuan pendidikan MI di aula Kantor Kemenag Flotim, Rabu (15/01/2020). Beliau didampingi Kepala Seksi Pendidikan Islam, Drs. Bakir Doni Pulo dan Pengawas Madrasah, Malik Kadir, S.Ag.

Dihadapan para peserta seleksi, Bobby babaputra menyampaikan banyak hal tentang manfaat dan pentingnya menjadi guru madrasah dan menjadi bagian dari Kementerian Agama yang saat ini sedang diperjuangkan oleh para peserta seleksi. 

“ kalian adalah kompetitor hebat yang siap berjuang untuk mendapatkan tempat di Kementerian Agama dengan tugas di madrasah, maka syukuri pengalaman ini dan syukuri pekerjaan yang akan kalian geluti di madrasah nantinya”, jelasnya.

Beliau menambahkan pelaksanaan seleksi Guru Tidak Tetap (GTT) bertujuan untuk memilah dan memilih orang-orang yang memiliki SDM yang tepat untuk berada di lingkungan madrasah, sehingga hal ini patut disyukuri bagi orang yang mendapat amanah bekerja di lingkungan madrasah.

Terkait dengan status Guru Tidak Tetap (GTT) atau Pegawai Tidak Tetap (PTT), mantan Kasubag Inmas Kanwil Kementerian Agama Provinsi NTT ini  mengatakan Guru Tidak Tetap atau Pagawai Tidak Tetap mendapatkan upah yang sama dari negara.  Maka diharapkan kita semua baik PNS maupun GTT/PTT harus berbakti seutuhnya kepada negara.

“ persembahkanlah segala keterampilan, ilmu, kemampuan yang ada untuk negara dalam hal ini mencerdaskan kehidupan anak-anak dan generasi kita di madrasah”, tambahnya.

Diakhir kesempatannya Kasubag TU menegaskan sebagai bagian dari Kementerian Agama, para GTT atau PTT bukan hanya sekedar menyalurkan ilmu tetapi lebih dari itu setiap kerja yang dilakukan adalah bagian dari ibadah. Seluruh GTT atau PTT harus bisa menjadi contoh dan teladan yang baik bagi lingkungan madrasah sehingga dapat membantu membentuk karakter peserta didik yang berilmu dan beriman.

Usai kegiata Seleksi, salah seorang Penguji yakni Pengawas Madrasah, Malik Kadir, S.Pd menungkapkan sebanyak 73 orang mengikuti seleksi ini baik GTT dan PTT pada madrasah. Dari seleksi administrasi yang dilakukan, beliau meyakini ke 73 peserta tersebut akan diakomodir karena sudah memiliki pengalaman sebagai GTT dan PTT serta memenuhi kriteria secara administrasi. Sementara untuk tes wawancara semuanya sudah  berjalan secara proposional  berkat pengalaman-pengalaman yang sudah mereka kerjakan selama ini.

Sementara guru MIN 1 Flores Timur, Sri Hartini Ina Aran Bahi, S.Pd.SD diminta penadapatnya mengungkapkan harapannya untuk dapat diakomodir menjadi GTT di MI karena melihat perjuangan mereka untuk megikuti seleksi ini. “ kami datang disini dengan sebuah perjuangan yang luar biasa di tengah kondisi cuaca seperti ini, serta pengalaman-pengalaman serta karya  yang sudah kami lakukan  di satuan pendidikan kami”, harapnya.(***peter)