bookmark_borderKakankemenag Flotim Mutasikan Empat Guru PAI Di Kemenag Flotim

Larantuka  (Humas) – Awal tahun 2020 atau Semester II Tahun Pelajaran 2019/2020, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Flores Timur, Martinus Tupen Payon, S.Ag  memutasikan empat orang guru Pendidikan Agama Islam  dan guru kelas di lingkup Kantor Kementerian Agama Kabupaten Flores Timur.

Ke empat guru PAI dan guru kelas  yang dimutasikan tersebut yakni; Amin Muslimin yang dimutasikan dari MIN 2 Flores Timur ke MIS Menanga Kecamatan Solor Timur, Mansyur Muhammad dari MIS Watanhura Kecamatan Solor Timur ke SDN Kampung Baru Larantuka, Mursalin Hamid, A.Ma dari MIN 3 Flores Timur ke MIS Kolipetung Kecamatan Adonara dan Drs. Kasim Husen dari MIN 3 Flores Timur ke SDN Lambunga Kecamatan Kelubagolit.

Mutasi ke empat guru tersebut tertuang melalui Surat Keputusa Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Flores Timur Nomor : B-115 s/d 118/ Kk.19.9/1/Kp.07.5/01/2020 yang diserahkan secara langsung oleh Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kantor Kemeterian Agama Kabupaten Flores Timur, Yoseph Aloysius Babaputra, S.Fil, MM pada  apel kesadaran bulan Januari, Jumad ( 17/01/2020) di lapangan upacara Kantor Kementerian Agama Kabupaten Flores Timur.

Dalam amanatnya pada apel kesadaran tersebut, Kasubag TU Bobby Babaputra mengajak seluruh ASN Kementerian Agama Kabupaten Flores Timur untuk taat pada aturan dan memahami secara sungguh apa yang menjadi tugas dan tanggung jawab masing-masing.

“ kita semua harus taat pada aturan dan  disiplin harus menjadi karakter,  harus dibiasakan sehingga konsistensi pada tujuan dengan hasil terbaik dan maksimal bisa tercapai dan terwujud”, jelasnya. Beliau juga mengingatkan tentang  Lima Nilai Budaya Kerja Kementerian Agama harus sudah membatin dalam diri setiap orang, sehingga tugas atau pekerjaan kita   dapat dinaikan derajatnya lebih tinggi selain sekedar untuk mendapatkan imbalan berupa upah atau gaji semata tetapi lebih dari itu sebagai ibadah. (***peter)

bookmark_borderAkreditasi Nilai C, Lembah Ilmu Flotim Puas

Larantuka (Inmas) – Sebuah lembaga pendidikan akan bermutu jika sudah mendapatkan penilaian dan pengakuan dari lembaga yang berwenang.  Pengakuan tersebut diistilahkan dengan nama akreditasi. Hal tersebut sesuai dengan amanat UU Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.

Terkait proses akreditasi yang sudah dilalui oleh MIS Watanhura Kabupaten Flores Timur, Kepala MIS Watanhura, Sulaiman Nurdin, S.Pd menyampaikan kebahagiaannya. MIS Watanhura atau dikenal dengan Lembah Ilmunya Kabupaten Flores Timur mendapatkan nilai C dari Badan Akreditasi Nasional setelah pelaksanaan akreditasi di madrasah tersebut beberapa waktu lalu.

“Alhamdulillah Perjuangan, Pengorbanan Tidak khianati Hasil. Lembah Ilmu Akhirnya Bisa terakreditasi dan memperoleh Nilai C  dg akumulasi nilai 74 dari 8 standar” ungkap Sulaiman Nurdin melalui press release yang diterima Inmas Kantor Kemenag Flotim, Selasa (17/09/2019).

Beliau menyatakan syukur yang tak terhingga karena lembaga pendidikannya lolos dalam kebijakan pemerintah kedepannya dalam kaitan dengan mutu pendidikan. Hal yang paling membuatnya bahagia karena  MIS watanhura merupakan lembaga pendidikan swasta namun bisa mendapatkan akreditasi dengan nilai C.

Setelah mendapatkan nilai akreditasi dari BAN,  pihaknya akan tetap berkomitmen dan focus membenahi hal-hal yang  masih kurang serta berusaha untuk menciptakan inovasi-inovasi dalam rangka memenuhi 8 Standar Pendidikan Nasional. Atas hasil tersebut, Sulaiman Nurdin mengucapkan limpah terima kasih kepada : tim Asesor BAN Provinsi NTT, PAP Kabupaten Flotim, Kasie Pendis Flotim atas setiap motifasi yang diberikan, Ketua Komite Madrasah dan Tim work ( guru2 ) yang hebat dan luar biasa (***peter)