bookmark_borderKetua MUI Flotim Sebut Tiga Pesan Pesparani

Larantuka (Humas) – Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI)  Kabupaten Flores Timur,  H. Ahmad Bethan menyampaikan tiga manfaat Pesta Paduan Suara Gerejani Katolik (PESPARANI). Hal tersebut ia sampaikan saat memberikan sambutan mewakili lembaga keagamaan di Flores Timur pada acara Pembukaan Pesparani Perdana Kabupaten Flores Timur di Taman Kota Felix Fernandez Larantuka,  Jumad (21/02/2020).

Mengawali sambutannya, mantan Kepala Inspektorat Daerah Kabupaten Flores Timur ini menceritakan sebuah riwayat tentang sepatu terompah oleh seorang anak kecil dan seorang imam agung.  Kesamaan dalam riwayat tersebut yakni jangan ungkapan sampai tergelincir baik oleh imam agung maupun oleh anak kecil dalam situasi yang berbeda. 

Dari riwayat tersebut Ahmad Bethan mengemukakan tentang manfaat Pesparani yang ia simpulkan dari cerita atau riwayat sepatu terompah yang diceritakan sebelumnya.

Pesan pertama menurutnya,  bahwa Pesparani memiliki makna yang dalam yakni mengedukasi siapapun mereka dan apapun latar belakangnya.

” bahwa kita memiliki pilihan atas sesuatu yang baik dan ataupun sesuatu yang buruk, dan manakala kita sudah menentukan pilihan baik maka mudah-mudahan dapat memberikan manfaat bagi diri kita, tetapi jika sebaliknya maka pada saat yang bersamaan kita akan terjebak dalam jurang noda dan dosa”, jelasnya.

Pesan yang kedua menurutnya,  Pesparani yang diselenggarakan ini mempunyai makna selamatkan sesama kita untuk kehidupan akhirat.

Dan pesan yang ketiga yakni Pesparani ternyata memiliki nuansa kecerdasan spiritual. Suatu kecerdasan yang mendorong seluruh umat manusia mulai dari hatinya,  pikirannya serta perbuatannya menuju kepada sebuah hubungan dirinya dengan Tuhan Yang Maha Esa.

Beliau berharap melalui kegiatan Pesparani seluruh umat dapat membangun solidaritas yang dikehendaki sebagaimana tema Pesparani perdana tingkat Kabupaten Flores Timur. Upacara Pembukaan Pesparani perdana tingkat Kabupaten Flores Timur berlangsung meriah dengan melibatkan sebanyak 825 peserta Pesparani yang tersebar di lima zona dalam wilayah Kabupaten Flores Timur yakni: zona Flotim daratan 1, zona Flotim daratan 2, zona Adonara 1, zona Adonara 2 dan zona Solor. (***peter)