bookmark_borderMartinus Tupen Payon Monitoring UMBKA MTsN 1 Flotim

MTsN 1 Flotim (Humas) Di hari kedua dalam Pelaksanaan Ujian Madrasah Berbasis Komputer dan Android Tahun Ajaran 2019/2020 Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Flores Timur, Bapak Martinus Tupen Payon, S.Ag yang didamping Pengawas Pendidikan Madrasah melaksanaan Kunjungan dan Monitoring pelaksanaan Ujian Madrasah Berbasis Komputer dan Android di Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Flores Timur. Selasa, 20/04/2021

Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Flotim mengapresiasi penyelenggaraan Ujian Madrasah Berbasis Komputer dan Android (UM-BKA). Hal itu diungkapkannya saat melakukan monitoring pelaksanaan UM-BKA. “Saya bisa bilang saat melihat pelaksanaan UM-BKA di MTsN 1 Flotim sudah sangat bagus,” kata Martinus Tupen Payon, S.Ag.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Flores Timur melakukan monitoring UMBKA pada MTsN 1 Flores Timur

Harapannya bahwa pelaksaan ujian apapun yang dilakukan oleh madrasah mudah-mudahan terus lebih baik karena ini akan menjadi citra dan wajah Kementerian Agama. Beliau sangat mengapresiasi Dalam pelaksanaan UJian Madrasah di MTsN 1 Flotim yang keseluruhan siswa menggunakan Komputer dan Android masing-masing untuk mengerjakan soal.

Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Flotim bersama Kepala MTsN 1 Flotim Budiawati Efendi, S.Pd Pengurus Komite MTsN 1 Flotim, Abdurahman Samiun dan Wakamad Humas Harun Abdullah, S.Ag keliling mengecek ruang ujian satu persatu, tujuan dari ini untuk mengetahui kesiapan siswa dalam menghadapi ujian madrasah.  “Martinus Tupen Payon sangat mengharapkan kepada para Proktor dan Teknisi agar tetap konsisten dan kerja ekstra sehingga UM-BKA yang sudah terjadwalkan mulai hari senin, 19 April 2021 sampai dengan hari Sabtu,24 April 2021 mendatang dapat berjalan dengan lancar tanpa ada kendala apapun” Terangnya. (Diladica Guhir)

bookmark_borderRatusan Siswa MTsN 1 Flotim Laksanakan UMBKA Tahun 2021

MTsN 1 Flotim (Humas) – Salah satu Madrasah Negeri di bawah naungan Kementerian Agama Kabupaten Flores Timur, MTsN 1 Flotim turut meramaikan perkembangan teknologi dengan melaksanakan Ujian Madrasah Berbasis Komputer dan Android (UMBKA) bertempat di MTsN 1 Flotim mulai tanggal 19 April s.d 24 April 2021.

Hari pertama upacara pembukaan pelaksanaan UMBKA yang dihadiri oleh seluruh siswa kelas 9, Guru dan Pegawai. Kepala MTsN 1 Flotim, Budiawati Efendi, S.Pd membuka dengan resmi UMBKA tahun pelajaran 2020/2021, di lapangan upacara MTsN 1 Flotim, Senin (19/04/2021)

“Pesan saya agar seluruh siswa menjaga kesehatannya dengan baik selama berlangsungnya rangkaian ujian yang akan dihadapi, sehingga harapannya dengan fisik yang sehat peserta didik semuanya mendapatkan nilai yang bagus,” tutur Budiawati Efendi’

Ujian Madrasah Berbasis Komputer dan Android (UMBKA) bertempat di MTsN 1 Flotim

“Semoga dalam pelaksanaan nanti seluruh sistem yang menunjang kelancaran UMBKA dan berjalan dengan baik dan lancar, serta bagi peserta didik diharapkan menunjukkan karakter yang baik dan jujur, tidak ada yang membuat catatan-catatan sebagai contekan,” tambah Budiawati.

Ujian yang dilaksanakan dengan menggunakan Komputer dan Android ini diikuti sebanyak 195 peserta didik kelas 9.

“MTsN 1 Flotim baru pertama kali melaksanakan ujian dengan sistem android. Semua persiapan telah dilakukan mulai dari perawatan dan pengecekkan kestabilan jaringan hingga kebersihan dan tatanan ruang kelas tempat ujian agar peserta didik merasa nyaman saat melaksanakan ujian. Semoga ini adalah awal kemajuan MTsN 1 Flotim di bidang teknologi pendidikan yang mampu mempermudah dan mengefisienkan pelaksanaan ujian,” jelas Budiawati saat ditemui tim humas di ruang kerjanya. ** (diladica guhir)

bookmark_borderMTsN 1 Flotim Giatkan Gerakan Jumat Bersih

MTsN 1 Flotim (Humas),  Memanfaatkan kekosongan proses belajar mengajar karena covid-19, Kepala UKS MTs Negeri 1 Flotim Dra. Asyura,  mengajak segenap guru dan pegawai kerja bakti membersihkan lingkungan sekitar yang berlangsung di kompleks MTsN 1 Flotim,  Jumat, 15/01/2021.

Salah satu guru bahasa inggris Rita Amaliyah, S.Pd mengatakan bahwa kegiatan kebersihan adalah rutinitas yang dilakukan oleh guru, pegawai, dan siswa merupakan untuk mewujudkan lingkungan yang bersih, rapih, indah, dan asri nyaman dipandang.

“Kebersihan lingkungan dikoordinir langsung oleh plh Kepala Madrasah Harun Abdullah, S.Ag, kebersihan dan keindahan taman diprakarsai oleh guru dan pegawai. tanaman bunga yang tidak berkembang di ganti dengan tanaman bunga yang baru, sehingga akan terasa indah dipandang” ujar Rita.

 “Kebersihan, kerapian, dan keindahan lingkungan sangat diutamakan, karena kami seharian penuh di MTsN 1 Flotim. Apabila lingkungan indah, maka tentunya membuat hari-hari tidak jenuh karena lingkungan yang nyaman dan asri.**(diladica guhir/evan)

bookmark_borderSosialisasi Taman Baca Lamakera di MTsN 2 Flores Timur

Lamakera, 04/11/2020 (Inmas MTsN 2 Flotim). Masih diawal tanggal dalam bulam berjalan, MTsN 2 Flores Timur mendapat kunjungan Sosialisasi dari pengurus dan penyelenggara Taman Baca Lamakera.

Pada kesempatan tersebut, tim Taman Baca Lamakera di wakili oleh Ibnu Majapahit, S.Pd (Ketua), Nona Hartini Kadir, S.Pd (Sekretaris), dan Rohafidha Syarifuddin, S.Pd. Mengawali pembicaraan, Kamad MTsN 2 Flotim Moh.Ismail,S.Ag menyambut hangat dan memberikan apresiasi positif dalam program kerja yang digerakkan oleh generasi muda yang punya kepedulian tinggi terhadap peningkatan dan pengembangan kualitas potensi SDM generasi Lamakera yang dalam agenda besar mencanangkan kampung Peradaban. Menurutnya, permasalahan terkait “Berperadaban” butuh realisasi konkret, butuh kerja nyata. Kita tidak hanya sekadar menyuarakan dalam orasi heboh dari atas podium dengan tanpa tindakan di lapangan(sambungnya). Beliau merasa bersyukur kepada saudara Ibnu Majapahit yang juga adalah siswanya dan alumnus dari almamater MTs.Lamakera kala silam, kembali pulang berkonstribusi peningkatan kualitas SDM di Lamakera.

Sosialisasi Taman Baca Lamakera di Madrasah Tsanawiyah Negeri 2 Flores Timur
Sosialisasi Taman Baca Lamakera di Madrasah Tsanawiyah Negeri 2 Flores Timur

Pria cerdas berwibawa yang akrab disapa Pak Mail mengintruksikan kepada segenap civitas MTsN 2 Flotim untuk ambil bagian dalam program Taman Baca Lamakera ini karena sinkron dengan program yg sedang direalisasikan di MTs.N 2 Flotim yaitu mencanangkan gemar membaca bagi peserta didik dengan tetap mengacu pada etos kearifan lokal dalam bingkai Keadaban moral Islami.

Sederetan ide konstruktif, solusi alternatif terangkum dalam dialog interaktif. Singkat kata singkat cerita, dalam forum sosialisasi pada hari ini terkuak beberapa konsep briliant yang akan dilaksanakn oleh anak muda bertalenta positif yaitu, 1. Literasi masyarakat Lamakera, 2. Taman baca sebagai Lokomotif setelah pendidikan Formal, 3. Perekonomian Mandiri.

bookmark_borderIJOP MIS Puliraya Terbit, Masyarakat Bidara Buat Syukuran

Larantuka (Humas) – Setelah 15 tahun masa penantian, Desa Bidara Kecamatan Adonara Tengah kini memiliki sebuah lembaga Pendidikan Dasar (MI) yang lahir dari rahim MI Tarbiyah Wewit. Hadirx MIS Puliraya Lamataun , di desa Bidara sebagai bukti dari usaha dan kerja keras anak tana desa Bidara untuk membebaskan generasinya dari belenggu kebodohan. Masyarakat desa Bidara melalui Yayasan Puli Raya menjemput program Strategis Kantor Kementerian Agama Kabupaten Flores Timur  melalui Seksi Pendidikan Islam untuk pendekatan pelayanan pendidikan Madrasah dan pemerataan Pendidikan sampai ke tingkat bawah.

Hal tersebut tertuang dalam Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional Pasal 11 yang menyatakan bahwa Pemerintah dan Pemerintah Daerah wajib memberikan layanan dan kemudahan, serta menjamin terselenggaranya pendidikan yang bermutu bagi setiap warga negara tanpa diskriminasi. Dengan kata lain, pemerintah menjamin sistem pendidikan yang bermutu dan kemudahan serta perluasan akses pendidikan yang berkualitas untuk seluruh warga negara Indonesia.

Berkat kerja keras dan usaha yang gigih, serta dukungan dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Flores Timur,  MIS Puli Raya Lamataun telah mendapatkan SK Ijin Operaional (IJOP)  dan penyerahannya telah dilaksanakan di Honihama desa Tuagoetobi Kecamatan Witihama oleh Bapak Kepala Bidang Pendidikan Islam  Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi NTT , pada hari selasa 24 Juli 2020 yang lalu. Sebagai ungkapan rasa syukur dan bahagia, pada Sabtu, (01/08/2020), masyarakat dusun Lamataun desa Bidara Kecamatan Adonara Tengah mengadakan syukuran sekaligus pengambilan sumpah jabatan Kepala MIS Puliraya Lamataun oleh Ketua Yayasana Puliraya Lamataun yang dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Flores Timur, Martinus Tupen Payon dan Kepala Seksi Pendidikan Islam, Bakir Doni Pulo.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Flores Timur, Martinus Tupen Payon dalam kesempatan tersebut, menyampaikan proficiat dan terima kasih kepada seluruh warga masayarakat desa Bidara melalui pengurus Yayasan Puliraya yang telah bekerja keras untuk menghadirkan sebuah lembaga pendidikan di desa Bidara ini.

“ saya sungguh bahagia dan bangga atas upaya dan kerja keras yang sudah dilakukan oleh masyarakat dan akhirnya  niat dan komitmen bersama ini  mendapat restu dari rera wulan tanah ekan (Tuhan Sang Pencipta)” ucap martin tupen.

Menurutnya, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Flores Timur sudah mempunyai pemetaan pelayanan  pendidikan agama dan pendidikan  keagamaan di daerah ini sebagai sebuah grand design perluasan akses dan pemerataan pendidikan di Kabupaten Flores Timur. Dari pemetaan tersebut lanjutnya, desa Bidara Kecamatan Adonara Tengah masuk dalam daftar untuk perluasan akses pendidikan.

“ masyarakat disini dapat merebut peluang tersebut dan  akhirnya lewat kerjasama yang baik, komunikasi yang intens semua harapan ini terwujud dengan diterbitkannya Ijin Operasional MIS Puliraya Lamataun”, jelasnya. Dengan  hadirnya lembaga pendidikan di dusun Lamataun Desa Bidara Kecamatan Adonara Tengah, Martin Tupen berharap keterlibatan dan partisipasi orang tua dan masyarakat dalam proses pembelajaran, khususnya dalam pembentukan karakter anak, mendorong para guru untuk lebih kreatif dalam mengajar sehingga membuka kesempatan semua sekolah bersaing secara  berkeadila. (***peter)