bookmark_borderPersiapkan New Normal, Kemenag Flotim Temui Pimpinan Lembaga Keagamaan di Flores Timur

Larantuka (Humas) – Hari ini, Selasa (09/06/2020) Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Flores Timur, Martinus Tupen Payon bersama Kasubag Tata Usaha, Yosep Aloysius Babaputra serta para Kepala Seksi/penyelenggara urusan masing-masing agama menemui para pimpinan lembaga keagamaan di Kabupaten Flores Timur sebagai tindak lanjut dari hasil pertemuan dengan Bupati Flores Timur, kemarin Senin (08/06/2020).

Pada pagi hari, tepat Jam 08.00, di ruang kerjanya, Martinus Tupen Payon bertemu dengan Ketua MUI Kab. Flotim, Ahmad Bethan, SH. Pada siang hari jam 10.30, Kakankemenag Flotim bersama rombongan menemui Yang Mulia Bapak Uskup Larantuka, Mgr. Fransiskus Kopong Kung, dan pada jam 11.00 menemui Ketua Majelis GMIT Ebenhaezar Sarotari Larantuka.

Kepala Kantor Kemenag Kab. Flores Timur Martinus Tupen Payon, S.Ag bertemu dengan Ketua MUI Kab. Flotim, Ahmad Bethan, SH

Disetiap pertemuannya, Martinus Tupen Payon mengucapkan limpah terima kasih dan apresiasinya kepada para pimpinan lembaga keagamaan atas kerjasamanya dengan pemerintah dalam mencegah dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di daerah ini. Hal yang paling berkesan yakni menindaklanjiti himbauan pemerintah secara berjenjang dengan meniadakan perayaan keagamaan yang bersifat massal, dan kebijakan pelaksanaan kegiatan peribadatan di rumah maupun secara on line. Atas upaya bersama tersebut sehingga penyebaran covid-19 di daerah ini dapat diminimalisir sampai saat ini.

Dalam kesempatan tersebut, Kakankemenag Flotim juga menyerahkan Surat Edaran Menteri Agama Nomor 15 Tahun 2020 tentang
Panduan Penyelenggaraan Kegiatan Keagamaan Di Rumah Ibadah Dalam Mewujudkan Masyarakat Produktif Dan Aman Covid Di Masa Pandemi.

Kepala Kantor Kemenag Flotim bersama Kasubag TU, Kasi Pendidikan Katolik, dan Penyelenggara Kristen menemui Pimpinan Lembaga Keagamaan Kristen Protestan.

Dari Surat Edaran tersebut, para pimpinan lembaga keagamaan diminta untuk mempersiapkan segala sesuatunya terkait pemberlakuan tatanan normal baru (new normal) aktifitas peribadatan sambil menunggu Keputusan dari Pemerintah Daerah Flores Timur.

Konten : Peter Leton