bookmark_borderTindaklanjuti Edaran Kakanwil, Kakankemenag Flotim Rumahkan Seluruh ASN

Larantuka (Humas) – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Flores Timur, Martinus Tupen Payon, S.Ag langsung bertindak cepat dalam menindaklanjuti Surat Edaran Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi NTT, : Nomor : B-2984/Kw.19.1/2/HM.00/03/2020  tentang Penyesuaian Sistem Jam Kerja Pegawai Di Lingkup Kemenag NTT Dalam Upaya Pencegahan Penyebaran Corona Virus Disease – 19 (Covid-19). Hal tersebut dilakukannya mengingat berbagai dinamika yang terjadi terkait penyebaran Covid-19 yang semakin masif di seluruh wilayah Indonesia khususnya di wilayah NTT.

Martinus Tupen Payon, S. Ag lamngsung mengumpulkan seluruh jajarannya di aula Kantor Kemenag Flotim, Jumad (20/03/2020), untuk menyampaikan surat edaran Kakanwil Kemenag Prov. NTT tentang Penyesuaian Jam Kerja bagi seluruh ASN Kantor Kementerian Agama Kabupaten Flores Timur dalam rangka antisipasi pencegahan mewabahnya Virus Corona di daerah ini.

Dalam Edaran tersebut, Kakanwil Kemenag Prov.NTT menghimbau untuk segera merumahkan seluruh peserta didik, guru dan tenaga kependidikan di TK, PAUD, RA, MTs, MA,MAK, SMAK, dan SMTK (Negeri dan Swasta) yang berada dibawah Kementerian Agama RI terhitung mulai Tanggal 20 Maret 2020 sampai dengan tanggal 04 April 2020 dan masuk kembali pada tanggal 06 April 2020. Hal-hal terkait ujian dan yang perlu dilakukan sekolah, para peserta didik, guru, tenaga kependidikan, orang tua dan ketentuan sistem kerja selama peserta didik dirumahkan mengikuti pedoman sebagaimana tertera dalam Instruksi Gubernur.

Sementara untuk penyesuaian Sistem Kerja Pegawai (non guru) pada Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi NTT, Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota, Kantor Urusan Agama Kecamatan, dan Satuan pendidikan dari tanggal 20 Maret 2020 sampai dengan 04 April 2020  diatur sebagai berikut; seluruh pejabat eselon II dan  III   di lingkup Kanwil Kementerian Agama Provinsi NTT melaksanakan tugas sebagaimana mestinya, Pejabat Eselon IV dan seluruh pelaksana melaksanakan tugas kedinasan di rumah/tempat tinggal.

Untuk Kantor Kementerian Agama Kabupaten/kota di seluruh NTT penyesuaian sistem kerja sebagai berikut; Pejabat Eselon III dan IV wajib masuk kantor dan tetap melaksanakan tugas sebagaimana mestinya, sementara jabatan pelaksanan melaksanakan tugas di rumah/tempat tinggal. Ketentuan mengenai sistem kerja di rumah bagi ASN Pelaksana diatur masing-masing oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten//Kota.  Hal yang sama juga berlaku untuk lingkup Kantor Urusan Agama Kecamatan.  

Selain itu, untuk lingkup Satuan Pendidikan (TK,PAUD, RA, MI, MTs, MA, SMAK, SMTK,  MAK Negeri dan Swasta, para Kepala Sekolah dan Kepala Tata Usaha wajib masuk Kantor dan tetap melaksanakan tugas sebagaimana biasa, sedangkan para guru dan tenaga kependidikan agar melaksanakan tugas kedinasan di rumah/tempat tinggal.  Ketentuan mengenai sistem kerja di rumah bagi para guru dan tenaga kependidikan diatur oleh Kepala Sekolah masing-masing dengan mengacu pada Instruksi Gubernur Nusa Tenggara Timur Nomor: 443/100/PK/2020 Tanggal 18 Maret 2020. Setelah menyampaikan surat edaran, beliau memerintahkan Kasubag Tata Usaha untuk membuat  pengaturan jam kerja bagi seluruh jajaran Kantor Kementerian Agama Kabupaten Flores Timur dengan memberlakukan sistem sif dan menghimbau kepada seluruh jajarannya untuk selalu menerapkan pola hidup sehat dan bersih serta mengkonsumsi makanan yang sehat agar meningkatkan daya tahan tubuh. (***peter)

bookmark_borderAntisipasi Covid–19, Kemenag Flotim Batalkan Apel Kesadaran Madrasah Di Lamakera

Larantuka (Humas) – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Flores Timur sangat serius menyikapi fenomena penyebaran Virus Corona yang saat ini sudah masuk di wilayah Republik Indonesia. Segala bentuk antisipasi dan pencegahan telah dilakukan dengan mengajak seluruh ASN menjaga pola hidup sehat dan bersih serta juga membatasi kegiatan yang melibatkan massa dalam jumlah yang banyak.

Pada rapat pimpinan pagi tadi, Senin (16/03/2020) di ruang rapat pimpinan, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Flores Timur, Martinus Tupen Payon, S,Ag mengajak seluruh pimpinan unit/seksi agar memperhatikan secara serius setiap himbauan atau edaran yang dikeluarkan oleh pemerintah dalam hal ini Kementerian Agama RI tentang antisipasi penyebaran Covid-19. Salah satu himbauan yang disampaikan Menteri Agama RI yakni mempertimbangkan ulang pelaksanaan kegiatan yang melibatkan kerumunan massa dalam jumlah besar.

Berdasarkan pertimbangan tersebut rapat pimpinan yang dipimpin oleh Kakankemenag Flotim sepakat untuk membatalkan pelaksanaan Apel Kesadaran Madrasah di Wilayah Solor yang rencanannya akan dilaksanakan di MTs.N 2 Flores Timur di Lamakera pada tanggal 17/03/2020.

Pembatalan tersebut sudah berdasarkan berbagai pertimbangan semua unsur pimpinan demi menghindari segala hal yang terjadi sesuai perkembangan  isu tentang Virus Corona yang akhir-akhir ini telah menimbulkan kegelisahan dan kepanikan yang luar biasa dari seluruh lapisan masyarakat. Dengan pembatalan tersebut, Kasubag Tata Usaha, Yosef Aloysius Babaputra memerintahkan stafnya untuk menerbitkan surat pembatalan yang dikirim langsung kepada seluruh pimpinan unit/ seksi., para Kepala KUA Kecamatan, para Kepala RA dan Madrasah di wilayah Solor dan SMAK St. Mikhael Solor. (***peter)

bookmark_borderKakankemenag Flotim Ajak ASN Antisipasi Covid -19

Larantuka (Humas) – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Flores Timur, Martinus Tupen Payon, S.Ag mengajak seluruh jajarannya untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 Corona Virus di Kabupaten Flores Timur secara khusus di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Flores Timur. Hal tersebut disampaikannya dihadapan seluruh ASN yang dikumpulkan di Aula Kantor Kemenag Flotim, Senin (16/03/2020).

Menurut Martin Tupen, hal yang paling bisa dilakukan untuk mencegah penyebaran  Virus Corona di tempat kerja Kantor Kemenag Flotim yakni dengan menerapkan pola hidup sehat seperti yang disarankan oleh para ahli di bidang kesehatan. Seluruh jajaran diminta untuk memperhatikan kesehatan dan kebersihan diri dan lingkungan kerja dengan menyiakan fasilitas cuci tangan bagi seluruh ASN.

“ hal yang bisa kita lakukan saat ini yakni menjaga kebersihan diri dan lingkungan tempat kerja, kepada para PPK dan bendahara di setiap unit/seksi saya minta siapkan fasilitas cuci tangan dengan sabun atau alkohol di setiap ruangan sehingga menjamin kebersihan kita”, pintanya. Selain fasilitas cuci tangan, Kakankemenag Flotim juga menekankan berbagai hal untuk dilakukan dalam rangka upaya pencegahan virus corona di lingkungan Kantor Kemenag Flotim sejalan dengan Surat Edaran Sekjen Kementerian Agama RI Nomor : 13 Tahun 2020 tentang Kewaspadaan Dini, Kesiapsiagaan, Serta Tindakan Antisipasi Pencegahan Infeksi Covid-19 di lingkungan Kementerian Agama serta Himbauan yang disampaikan oleh Menteri Agama Republik Indonesia. Hal –hal yang perlu dilakukakan yakni : membatasi kegiatan-kegiatan  yang mengumpulkan massa dalam jumlah yang banyak, membatasi aktifitas berjabatan tangan dan menggantinya dengan sikap tunduk kepada sesama,  seting ulang finger print (absensi) dengan pola wajah,  tingkatkan Doa dan lebih mendekatkan diri dengan Tuhan, serta bekerja dan beraktifitas seperti biasa untuk pelayanan publik. (***peter)

bookmark_borderJCH Flotim Jalani Tes Pertama Pengukuran Kebugaran

Larantuka (Humas) – Bertempat di Taman Kota Felix Fernandez  Larantuka  pagi tadi, Jumad (21/02/2020) para Jamaah Calon Haji  Kabupaten Flores Timur menjalani tes tahap pertama Pengukuran Kebugaran JCH tahun 1441 H/2020 M  yang diselenggarahkan oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Flores Timur  kerjasama dengan  Dinas Kesehatan  Kab. Flotim yang dibantu oleh Puskesmas Nagi dan Puskesmas Oka.

Hadir dan memantau pelaksanaan pengukuran kebugaran para jamaah Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kemenag Flotim : Yosef Aloysius Babaputra, S.Fil, MM , Penyelenggara Haji dan Umrah Kantor Kemenag Flotim, Dra. Hj. Saripah Al Maida, Kepala Seksi Kesehatan Lingkungan dan Olahraga Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas  Kesehatan Kab. Flotim,  Irawati, para tenaga kesehatam dari Puskesmas Nagi Larantuka dan Puskesmas Oka serta para jamaah calon haji flores timur yang berjumlah 13 orang.

Dalam kesempatan tersebut Kepala Seksi Kesehatan Lingkungan dan Olahraga Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas  Kesehatan Kab. Flotim,  Irawati ibu irawati menjelaskan tes kebugaran tahap pertama ini merupakan tes fisik untuk para JCH untuk mengetahui seberapa kuat daya tahan tubuh masing – masing Jamaah Calon Haji.  Hingga pada waktu pelakasaan haji masing – masing JCH sudah siap untuk menjalankan ibadah hajinya.

Tes kesehatan dilakukan berupa berjalan kaki selama 6 menit untuk mengukur seberapa jauh jarak tempuh yang dilakukan jemaah haji yang berusia diatas 50 tahun  dan  memperoleh hasil cukup dan umur dibawah 50 tahun melakukan pengukuran jarak tempuh dengan berjalan kaki sejauh 1,6 km dan memperoleh hasil baik.  

“ para jamaah calon haji  perlu melakukan  latihan rutin di rumah masing masing untuk memperbiasakan diri”  ungkap petugas kesehatan K3 puskesmas nagi Randi Marjose. Sementara  Penyelenggara Haji dan Umrah Kantor Kemenag Flotim,  Dra. Hj. Saripah Al Maidah mengingatkan seluruh  JCH agar selalu menjaga kesehatan dan selalu membiasakan diri untuk berjalan sehingga fisik dan daya tahan tubuh stabil.  Menurutnya  tujuan dari kegiatan tes kebugaran ini dapat membantu peserta jemaah untuk mandiri dalam menjalankan ibadah haji nanti, sehingga pada tes kebugaran tahap 2 dilakukan setelah lebaran idul fitri peserta dapat memperoleh hasil yang maksimal sesuai yang diharapakan, harapnya. (***agus/peter)

bookmark_borderPembentukan P3K MTs Negeri 1 Flotim

MTsN 1 Flotim (Humas)- Bertempat di Aula MTsN 1 Flotim, sebanyak 4 orang tenaga kesehatan dari Tim Puskesmas Waiwerang mengadakan Sosialisasi dan Pembentukan Pelajar Peduli dan Pemerhati Kesehatan (P3K) kepada siswa/i MTsN 1 Flotim yang telah dipilih sebanyak 41 orang menjadi Duta Pelajar Peduli dan pemerhati Kesehatan, Jumad (17/01/2020).

Dalam sambutannya kepala MTsN 1 Flotim, Budiawati Efendi, S.Pd menyampaikan rasa terimakasih kepada Tim Kesehatan dari Puskesmas Waiwerang yang telah meluangkan waktu dan kesempatan untuk dapat hadir bersosialisasi dan pembentukan P3K di Madrasah kami.

“Sosialisasi ini sangat penting agar mereka (siswa) dan kita timbul kesadaran untuk selalu menjaga pola hidup. Karena kesehatan adalah hal yang sangat berharga. Setelah tahu dan tertanam dalam kehidupan, perlu disebarkan kepada yang lain,” ujarnya.

Dikatakan, ada beberapa indikator yang mencerminkan perilaku hidup bersih dan sehat di Madrasah, yakni mencuci tangan dengan air bersih dan sabun, mengkonsumsi jajanan sehat, membuang sampah pada tempatnya, olahraga secara teratur, menimbang berat badan dan mengukur tinggi badan, tidak merokok, memberantas jentik dan terakhir menggunakan jamban yang bersih.

“Nah, itulah indikatornya, jadi kami mengharapkan setelah mengikuti kegiatan ini, para siswa/i tahu cara menerapkan pola perilaku hidup bersih dan sehat. Dan diharapkan bisa menjadi duta sehat di Madrasah”

“Kami juga mengharapkan bantuan dan dukungan bapak ibu guru untuk pengawasan,” harapnya.

Sementara sambutan dari Tim Puskesmas Waiwerang, Dina Dince Pelu Pere, Amd. Kep selaku bidang humas menghimbau kepada para siswa yang telah terpilih menjadi duta P3K pada Madrasahnya semoga amanah dalam melaksanakan tugas yang telah diberikan oleh pihak Madrasah dan membantu Puskesmas Waiwerang sebagai ujung tombak dalam mensosialisasikan hidup sehat di Madrasah dan lingkungan masyarakat. Tim dari Puskesmas Waiwerang selanjutnya memberikan arahan singkat tentang pembentukan struktur kepengurusan P3K, sehingga didalam pelaksanaan program ini akan lebih terarah. *(diladica guhir/peter)