bookmark_borderUmumkan Hasil Rekrutmen Penyuluh Agama Katolik Non PNS, Adrianus Adi : Panitia dan Tim Pewawancara Bekerja Profesional, Independen Dan Obyektif

Larantuka (Humas) – Proses panjang rekrutmen Penyuluh Agama Katolik Non PNS Kantor Kementerian Agama Kabupaten Flores Timur periode 2022-2024 telah usai, setelah pada Rabu (25/08/2021) bertempat di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Flores Timur Kepala Seksi Urusan Agama Katolik Adrianus Adi, S.Sos sebagai penanggungjawab program mengumumkan sebanyak 80 orang dinyatakan lulus dalam proses seleksi tersebut.  Jumlah 80 tersebut sesuai alokasi yang di tetapkan untuk Kantor Kementerian Agama Kabupaten Flores Timur periode 2022-2024.

Pengumuman kelulusan dinyatakan dalam Surat Pengumuman Nomor : B-2087/Kk.20.9/4/BA.00/08/2021 tanggal 25 Agustus 2021 yang ditandatangani Ketua Panitia Seleksi sekaligus Kasubag Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kabupaten Flores Timur, Yosef Aloysius Babaputra, S.Fil, MM dan mengetahui Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Flores Timur, Martinus Tupen Payon, S.Ag.

Lihat hasil seleksi penyuluh Agama Katolik Non PNS Kantor Kemenag Flotim formasi 2022-2024  pada link ini :   https://kemenagflotim.com/2021/08/25/hasil-seleksi-penyuluh-agama-katolik-non-pns-periode-2022-2024-kantor-kementerian-agama-kab-flores-timur/

Usai pengumuman, Kepala Seksi Urusan Agama Katolik Adrianus Adi, S.Sos mengatakan seluruh proses rekrutmen penyuluh agama Katolik Non PNS di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Flores Timur  dibingkai dalam Petunjuk Tekhnis Dirjen Bimas Katolik Kementerian Agama RI Nomor 94 Tahun 2021 yang mengamanatkan seluruh proses berjalan secara profesional, obyektif sertra  independen dengan fokus pada kompetensi ilmu keagamaan, kompetensi komunikasi, kompetensi moral dan kompetensi sosial kultural. Empat Kompetesi tersebut menjadi dasar pijak dari Tim Pewawancara melakukan wawancara terhadap para peserta yang telah dinyatakan lulus dalam seleksi administrasi sebanyak 132 orang.

“ dengan demikian hasil yang diputuskan dan diumumkan ini benar-benar obyektif dari seluruh proses yang berjalan profesional dan independen”, jelas adrianus adi usai pengumumam hasil rekrutmen penyuluh agama Katolik Non PNS di Kantor Kemenag Flotim.

Beliau menegaskan bahwa apa yang dihasilkan oleh Panitia dan Tim Pewawancara tidak punya kepentingan secara subyektif dari seluruh proses ini, karena tujuan dari proses ini  adalah menghasilkan agen-agen pastoral yang diharapkan mampu melaksanakan tugas penyuluhan, pembinaan dan pembangunan dalam bahasa agama yang handal di paroki binaannya masing-masing.

“mereka adalah agen pastoral yang handal dan diharapkan melaksanakan tugas penyuluhan dan pembangunan dalam bahasa agama di wilayah parokinya masing-masing”, jelasnya.

Terkait wilayah tugas para penyuluh agama Katolik Non PNS yang dinyatakan lulus, mantan Kasie Urakat Kemenag Kab. Sikka ini menjelaskan ke -80 penyuluh agama tersebut akan ditempatkan ke paroki asalnya masing-masing dengan berbagai pertimbangan seperti pertimbangan kinerja, perbandingan luas  wilayah dan jumlah umat serta tugas-tugas penyuluhan dan pembinaan.

Saat proses rekrutmen dilaksanakan dari 34 paroki di wilayan Keuskupan Larantuka khusunya di dekenat Larantuka dan Adonara, ada 30 Paroki yang punya keterwakilan berdasarkan rekomendasi masing-masing Pastor Paroki, sementara 4 paroki lainya tidak memenuhi syarat seperti yang diamanatkan dalam Juknis. Paroki tersebut yakni : Paroki Ritaebang, Paroki Lambunga, Paroki Watobuku dan Paroki Riangpuho. Khusus paroki Watobuku dan Paroki Riangpuho tidak ada pelamar dalam proses ini.

Sementara Kasubag Tata Usaha, Yosef Aloysius Babaputra sebagai Ketua Panitia Seleksi menyatakan Hasil ini merupakan final yang sudah dikawal dari proses awal hingga test wawancara. Tentu selalu merujuk pada juknis pelaksanaan perekrutan dan juga arahan selama proses ini baik dari Ditjen Bimas Katolik maupun dari Kanwil, entah dalam bentuk komunikasi lisan maupun edaran tertulis.

Dan juga menjadi catatan yang tidak bisa diabaikan yakni hasil evaluasi kinerja khususnya penyuluh lama yang juga ikut berkompetisi.

“disadari betul pasti tidak memuaskan,  namun kita sudah berusaha maksimal dan patuh pada regulasinya. Jadi mohon maaf ada yang tidak lulus,  masih ada kesempatan untuk periode berikut dan juga kita menyiapkan cadangan, apabila ada yang tidak melaporkan diri atau di tengah jalan mengundurkan diri atau juga karena kinerja tidak memberi hasil sesuai yang diharapkan”, ungkap boby babaputra. Untuk diketahui pelaksanaan Ujian Wawancara Penyuluh Agama Katolik Non PNS Kantor Kementerian Agama Kabupaten Flores Timur Formasi 2022-2024 dilaksanakan pada tanggal 18-20 Agustus 2021 di Kantor Kemenag Flotim  yang dibagi dalam 3 gelombang. Tim Pewawancara yang melaksanakan tugas ada 3 orang yakni : Kepala Seksi Urusan Agama Katolik, Adrianus Adi, S.Sos, Plt Kepala Seksi Pendidikan Katolik, Laurentius Todo. S.Ag dan Ketua Komisi Kateketik Keuskupan Larantuka, RD. Fransiskus Kwaelaga. (***peter)

bookmark_borderKemenag Terbitkan Panduan Penyelenggaraan Sholat Idul Adha dan Penyembelian Kurban Aman Covid

Larantuka (Humas) – Umat Islam sebentar lagi akan menyambut momen Idul Adha atau Idul Qurban. Sehubungan itu, Kementerian Agama menerbitkan panduan penyelenggaraan Salat Idul Adha dan Penyembelihan Hewan Kurban Tahun 1441H/2020M menuju Masyarakat Produktif dan Aman Covid-19.

Panduan tersebut terbit dalam bentuk Surat Edaran No SE. 18 Tahun 2020 yang ditandatangani  oleh Menteri Agama Fachrul Razi.

 “Edaran ini diharapkan menjadi petunjuk penerapan protokol kesehatan pada pelaksanaan salat Idul Adha dan penyembelihan hewan kurban dengan menyesuaikan pelaksanaan tatanan kenormalan baru atau New Normal. Dengan begitu, pelaksanaan salat Idul Adha dan penyembelihan hewan kurban dapat berjalan optimal serta terjaga dari penularan Covid 19,” terang Menag di Jakarta, Selasa (30/06).

Ada dua hal pokok yang diatur dalam edaran ini, yaitu: penyelenggaraan Salat Idul Adha dan penyembelihan hewan kurban. Menurut Menag, salat Idul Adha maupun penyembelihan hewan kurban dapat dilaksanakan di semua daerah, kecuali pada tempat-tempat yang dianggap masih belum aman Covid-19 oleh Pemerintah Daerah/ Gugus Tugas Daerah.

Pelaksanaan Salat Idul Adha dan penyembelihan hewan kurban juga harus memperhatikan protokol kesehatan dan berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah setempat. Salat Idul Adha boleh dilakukan di lapangan/masjid/ruangan dengan persyaratan sebagai berikut; menyiapkan petugas untuk melakukan dan mengawasi penerapan protokol kesehatan di area tempat pelaksanaan; melakukan pembersihan dan disinfeksi di area tempat pelaksanaan; membatasi jumlah pintu/jalur keluar masuk tempat pelaksanaan guna memudahkan penerapan dan pengawasan protokol kesehatan; menyediakan fasilitas cuci tangan/sabun/ hand sanitizer di pintu/jalur masuk dan keluar; menyediakan alat pengecekan suhu di pintu/jalur masuk. Jika ditemukan jamaah dengan suhu >37,5’C (2 kali pemeriksaan dengan jarak 5 menit), tidak diperkenankan memasuki area tempat pelaksanaan; menerapkan pembatasan jarak dengan memberikan tanda khusus minimal jarak 1 meter; mempersingkat pelaksanaan salat dan khutbah Idul Adha tanpa mengurangi ketentuan syarat dan rukunnya; tidak mewadahi sumbangan/sedekah jemaah dengan cara menjalankan kotak, karena berpindah-pindah tangan rawan terhadap penularan penyakit; Penyelenggara memberikan imbauan kepada masyarakat tentang protokol kesehatan pelaksanaan salat Idul Adha.

Selain persyaratan pelaksanaan salat Idul Adha, dalam Edaran Menteri Agama tersebut juga mengatur tentang persyaratan pelaksanaab penyembelihan hewan kurban yang meliputi penerapan jaga jarak fisik (physical distancing), penerapan kebersihan personal dan  penerapan kebersihan alat.  “Sosialisasi dan pengawasan penerapan protokol kesehatan sebagaimana diatur dalam edaran ini akan dilakukan oleh Aparat Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi, Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota, dan Kantor Urusan Agama Kecamatan bersinergi dengan instansi yang membidangi fungsi kesehatan hewan dan instansi terkait,” pesan Menag. (***bbp/peter)

bookmark_borderBunga Untuk Kekasih Ala DWP Kemenag Flotim

Larantuka (Humas) – Dharma Wanita Persatuan unit agama di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Flores Timur menjadi kelompok potensial dalam mendukung tugas dan fungsi Kantor Kementerian Agama Kabupaten Flores Timur. Keberadaan mereka menjadi daya dorong yang kuat bagi para suami yang adalah PNS Kantor Kementerian Agama Kabupaten Flores Timur untuk bekerja maksimal menggolkan visi misi Kementerian Agama di daerah ini. 

Selain pertemuan rutin bulanan, DWP Kemenag Flotim turut serta dalam setiap kegiatan sosial yang dilaksanakan oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Flores Timur, seperti aksi peduli lingkungan, aksi peduli kemanusiaan serta aksi solidaritas lainnya.  Mereka mampu menjalankan tugasnya sebagai Seksi Konsumsi pada rangkaian kegiatan HAB ke-74 Kementerian Agama RI tahun 2020 kemarin. 

Terakhir pada Senin (10/02/2020) kemarin, anggota DWP Kemenag Flotim di bawah komando Ibu Ketua DWP unit Kementerian Agama, Dhiu Maria Sisilia Tupen Payon melaksanakan aksi “Bunga Untuk Kekasih” untuk Kantor Kemenag Flotim.  Aksi tersebut mereka lakukan dengan menanam bunga di depan pintu masuk Kantor. 

Mereka mengganti pot-pot yg rusak dengan pot baru dan menambah bunga-bunga baru kemudian menata posisi bunga-bunga tersebut sehingga lebih mempercantik penampilan Kantor Kemenag Flotim yang memang sudah cantik.

“biarkan suami-suami kita menikmati persembahan bunga-bunga kita yang indah ini untuk semangat bekerja mereka”, celetuk ketua DWP, dhiu maria sisilia kepada anggota DWP.

Hasil kerja merekapun diapresiasi oleh Kakankemenag Flotim, Martinus Tupen Payon. Dalam sebuah status facebook kemenag flotim,  Martin Tupen dalam komentarnya mengapresiasi perhatian anggota DWP pada Kantor Kemenag Flotim. “masuk kantor pagi ini melihat tampilan depan sudah berbeda. Terimakasih ibu Ketua Dharmawanita Persatuan  Dhiu Sisilia dengan team kreatifnya”, ucap martin tupen. (***peter)

bookmark_borderKasubag TU Ingatkan Kerja Adalah Ibadah

Larantuka (Humas) – Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kabupaten Flores Timur, Yoseph Aloysius Babaputra, S. Fil, MM memimpin apel Siaga di lingkup Kantor Kemenag Flotim, Senin (13/01/2020) di aula Kantor Kemenag Flotim.

Apel rutin mingguan yang dilaksanakan untuk peningkatan kesiapsiagaan dan semangat kerja bagi seluruh ASN Kantor Kemenag Flotim tersebut dimanfaatkan secara baik oleh Boby Babaputra sapaannya untuk menegaskan kembali tentang arti kerja dan pelayanan dari ASN Kementerian Agama. 

“bahwa sesungguhnya pekerjaan yang kita laksanakan merupakan bagian dari ibadah kita kepada Tuhan Yang Maha Esa”ungkapnya.

“selain menjadi ibadah, kerja bagi setiap ASN juga merupakan pertanggungjawaban kepada bangsa dan negara karena upah dan kesejahteraan yang kita peroleh” sambungnya. 

Beliau meminta agar seluruh jajaran Kementerian Agama  dapat mengimplementasiikan semangat kerja dan pelayanan tersebut dalam seluruh karya dan pengabdian di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Flores Timur karena arahan serupa juga telah diseruhkan oleh para pimpinan Kementerian Agama secara berjenjang.  Selain itu kepada seluruh pejabat dan staf yang hadir Bobby Babaputra juga mengingatkan tentang kewajiban-kewajiban yang harus diselesaikan di awal tahun 2020 ini seperti laporan tahunan, capaian kinerja serta penilaian DP3 seluruh PNS.  (***peter)

bookmark_borderMoment Apresiasi Pada Pertemuan DWP Kemenag Flotim

Larantuka (Inmas) – Pertemuan rutin anggota Dharma Wanita Unit Kantor Kemenag Flotim menjadi moment kaya apresiasi bagi karya seluruh anggota DWP Kemenag Flotim. Betapa tidak para istri ASN ini sukses mengemban tugas berat dalam mensukseskan seluruh rangkaian Hari Amal Bhakti ke -74 tahun 2020 sampai puncaknya pada Upacara Bendera pada tanggal 03/01/2020 kemarin, disamping motivasi dan dukungan yg selalu diberikan kepada para suami.

Atas sukses tersebut Kakankemenag Flotim, Martin Tupen memberikan apreasi yang tinggi untuk sukses yg telah diraih.

Suasana semakin istimewa, saat Kasubag TU Kemenag Flotim yang baru boby babaputra memperkenalkan diri dan sang istri yang secara otomatis telah menjadi anggota DWP.

Pertemuan sore itu semakin meriah dan penuh rasa kekeluargaan karena diakhiri dengan acara tukar kado dalam rangka merayakan natal bersama. (**peter)