bookmark_border18 GTT dan PTT MTs Negeri 2 Flotim Menerima SK Tahun 2020

MTsN 2 Flotim (Inmas) – Kepala Madrasah Tsanawiyah Negeri 2 Flores Timur, Moh. Ismail, S.Ag, didampingi Kepala Tata Usaha, Simat Haji Abdul Karim, S.Ag, menyerahkan Surat Keputusan (SK) Kepala Madrasah Tahun 2020 kepada 11 orang Guru Tidak Tetap (GTT) dan 6 orang Pegawai Tidak Tetap (PTT) serta 1 orang Pramu Bakti lingkup Madrasah Tsanawiyah Negeri 2 Flores Timur, Selasa (18/02/2020). Acara penyerahan SK yang dilaksanakan di ruang MTsN 2 Flotim ini disaksikan oleh Ketua Komite dan beberapa ASN.

Selain Penyerahan SK, pada acara tersebut juga dilakukan Pengambilan Sumpah dan Penandatanganan Pakta Integritas oleh masing-masing GTT dan PTT, sebagai ikrar atau pernyataan kesanggupan dalam melaksanakan tugas dan fungsi sebagai guru dan pegawai lingkup MTsN 2 Flotim ditahun 2020 ini.  

Kepala MTsN 2 Flotim, dalam arahannya mengucapkan selamat dan terima kasih kepada para GTT dan PTT yang telah bersedia mengikhlaskan diri untuk melaksanakan tugas dan fungsi sesuai kemampuan atau keahlian yang dimiliki. Ke 18 GTT dan PTT yang menerima SK ditahun 2020 ini, merupakan Guru dan Pegawai yang telah bekerja pada tahun-tahun sebelumnya di madrasah ini. Penyerahan SK  dan pengangkatan kembali merupakan wujud terima kasih kepada GTT dan PTT yang telah mengabdikan diri dengan baik selama masa perjanjian kerja di tahun 2019 yang lalu. Lebih lanjut, beliau mengatakan : “Surat Keputusan (SK) yang telah diserahkan dan diterima ini hendaknya disyukuri, karena PTT dan GTT yang menerima SK tahun ini adalah orang-orang pilihan dari sekian banyak orang yang melamar dan telah diseleksi melalui beberapa tahapan (seleksi berkas, tes tulis, dan wawancara) sesuai dengan koridor dan regulasi yang telah ditetapkan” ungkapnya.

Penyerahan SK PTT dan GTT Tahun 2020 pada MTsN 2 Flores Timur oleh Moh. Ismail, S.Ag (Kepala MTsN 2 Flotim)

 Diakhir sambutan Kepala Madrasah, Moh. Ismail, S.Ag berharap agar  GTT dan PTT yang hari ini menerima SK untuk lebih meningkatkan kinerjanya. Taati ketentuan jam kerja yang telah ditetapkan, dan laksanakan amanah sesuai dengan tupoksinya masing-masing. Banyak hal dan tanggung jawab yang harus dilaksanankan dan dijadikan pedoman dalam bekerja.  Untuk itu berusahalah menjadi Guru dan Pegawai yang bisa menjadi teladan, baik dilingkungan kerja  maupun dilingkungan masyarakat. 5 Nilai Budaya Kementerian Agama (Integritas, Profesionalitas, Inovasi, Tanggung Jawab dan Keteladanan) hendaknya tetap menjadi motivasi dan prinsip kerja kita sebagai aparatur Kementerian Agama, serta budayakan 3 langkah strategis Pendidikan Islam Kanwil Kemenag Prov. NTT (menata hati, berakhlakul karimah dan mengawal Islam yang Rahmatanlil’alamin) dalam setiap derap langkah pengabdian kita”, harapnya. Semoga SK yang diterima sebagai pemicu semangat dan tanggung jawab bagi seluruh GTT dan PTT dilingkungan Madrasah Tsanawiyah Negeri 2 Flores Timur kedepan.

bookmark_borderKasubag TU Beri Motivasi Kepada Para Calon GTT Dan PTT Pendis

Larantuka (Humas) – Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kabupaten Flores Timur, Yoseph Aloysius Babaputra, S.Fil, MM berkesempatan memberikan motivasi kepada para peserta seleksi Guru Tidak Tetap tingkat satuan pendidikan MI di aula Kantor Kemenag Flotim, Rabu (15/01/2020). Beliau didampingi Kepala Seksi Pendidikan Islam, Drs. Bakir Doni Pulo dan Pengawas Madrasah, Malik Kadir, S.Ag.

Dihadapan para peserta seleksi, Bobby babaputra menyampaikan banyak hal tentang manfaat dan pentingnya menjadi guru madrasah dan menjadi bagian dari Kementerian Agama yang saat ini sedang diperjuangkan oleh para peserta seleksi. 

“ kalian adalah kompetitor hebat yang siap berjuang untuk mendapatkan tempat di Kementerian Agama dengan tugas di madrasah, maka syukuri pengalaman ini dan syukuri pekerjaan yang akan kalian geluti di madrasah nantinya”, jelasnya.

Beliau menambahkan pelaksanaan seleksi Guru Tidak Tetap (GTT) bertujuan untuk memilah dan memilih orang-orang yang memiliki SDM yang tepat untuk berada di lingkungan madrasah, sehingga hal ini patut disyukuri bagi orang yang mendapat amanah bekerja di lingkungan madrasah.

Terkait dengan status Guru Tidak Tetap (GTT) atau Pegawai Tidak Tetap (PTT), mantan Kasubag Inmas Kanwil Kementerian Agama Provinsi NTT ini  mengatakan Guru Tidak Tetap atau Pagawai Tidak Tetap mendapatkan upah yang sama dari negara.  Maka diharapkan kita semua baik PNS maupun GTT/PTT harus berbakti seutuhnya kepada negara.

“ persembahkanlah segala keterampilan, ilmu, kemampuan yang ada untuk negara dalam hal ini mencerdaskan kehidupan anak-anak dan generasi kita di madrasah”, tambahnya.

Diakhir kesempatannya Kasubag TU menegaskan sebagai bagian dari Kementerian Agama, para GTT atau PTT bukan hanya sekedar menyalurkan ilmu tetapi lebih dari itu setiap kerja yang dilakukan adalah bagian dari ibadah. Seluruh GTT atau PTT harus bisa menjadi contoh dan teladan yang baik bagi lingkungan madrasah sehingga dapat membantu membentuk karakter peserta didik yang berilmu dan beriman.

Usai kegiata Seleksi, salah seorang Penguji yakni Pengawas Madrasah, Malik Kadir, S.Pd menungkapkan sebanyak 73 orang mengikuti seleksi ini baik GTT dan PTT pada madrasah. Dari seleksi administrasi yang dilakukan, beliau meyakini ke 73 peserta tersebut akan diakomodir karena sudah memiliki pengalaman sebagai GTT dan PTT serta memenuhi kriteria secara administrasi. Sementara untuk tes wawancara semuanya sudah  berjalan secara proposional  berkat pengalaman-pengalaman yang sudah mereka kerjakan selama ini.

Sementara guru MIN 1 Flores Timur, Sri Hartini Ina Aran Bahi, S.Pd.SD diminta penadapatnya mengungkapkan harapannya untuk dapat diakomodir menjadi GTT di MI karena melihat perjuangan mereka untuk megikuti seleksi ini. “ kami datang disini dengan sebuah perjuangan yang luar biasa di tengah kondisi cuaca seperti ini, serta pengalaman-pengalaman serta karya  yang sudah kami lakukan  di satuan pendidikan kami”, harapnya.(***peter)