bookmark_borderKakankemenag Flotim Apresiasi Kerja Penghulu, Kasubag TU tantang KUA Jadi KUA Teladan

Larantuka (Humas) – Kepala Kantor Kemenag Flores Timur, Martinus Tupen Payon memgapreasiasi kinerja para Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) yang mengabdi di wilayah Kabupaten Flores Timur.

“Saya menyampaikan apresiasi atas kinerja dari teman teman. Teman teman telah bekerja dengan luar biasa. Terimakasih”, kata Martinus Tupen Payon.

Menurutnya, di tengah situasi Pandemi Covid 19, para penghulu selalu siap melaksanakan tugas kepenghuluan dengan tetap memperhatikan dan mentaati protokol kesehatan. Hal ini dapat memberi contoh dan edukasi bagi masyarakat sehingga dapat menjalankan protokol kesehatan secara benar. Selain itu, Kakankemenag juga mengapresiasi kedermawanan para Kepala KUA dan pegawai pegawainya yang dengan sukarela mau berbagi meringankan beban yang dirasakan masyarakat akibat Covid 19.

” kita akan terus mendorong dan memotivasi semua kita agar selalu siap membantu dalam masa tatanan baru new normal ini”.

Sementara itu, Kasubag TU, Bobby Babaputra dalam kesempatan yang sama menantang para Kepala Kantor Urusan Agama agar terus meningkatkan kualitas pengelolaan  pelayanan di KUA sehingga ke depan dapat berprestasi dan meraih predikat KUA Teladan.

“Saya tantang teman teman untuk terus meningkatkan pelayanan sehingga kemudian dapat berprestasi sebagai KUA Teladan baik di tingkat Kanwil maupun di kancah national”, tantang Bobby.

Bobby menambahkan untuk sampai pada kualitas dengan predikat Teladan, KUA harus memenuhi tiga kriteria atau variable yakni standar layanan, indeks kepuasan layanan dan inovasi. “Saya kira di tengah keterbatasan sarana dan SDM kita punya waktu banyak untuk menemukan inovasi pelayanan yang pada akhirnya memuaskan masyarakat. “, pungkas Bobby.(***bbp/peter)

bookmark_border207 Peserta Ikut Seleksi Penyuluh Agama Islam Non PNS

Larantuka (Inmas) – Sebanyak 207 peserta mengikuti seleksi Calon Penyuluh Agama Islam Non PNS yang diselenggarakan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Flores Timur melalui unit tekhnis Seksi Bimas Islam, Minggu (08/12/2019) di SMK Suradewa Larantuka.

Rekrutmen yang dilaksanakan tersebut berdasarkan   surat edaran Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag RI, tanggal 21 November 2019, perihal Perubahan Tanggal Pelaksanaan Tes Tertulis dan Wawancara Rekrutmen Penyuluh Agama Islam Non-PNS, sehingga tes tertulis dan wawancara yang sebelumnya dijadwalkan akan dilaksanakan pada tanggal 06 Desember 2019, diubah menjadi tanggal 08 Desember 2019. Hal tersebut mengacu pada Juknis Dirjen Bimas Islam Kementerian Agama RI. 

Kepala Seksi Bimas Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Flores Timur, Hafidz Syarif, S. Ag disela-sela pelaksanaan test tertulis, Minggu (08/12/2019) menjelaskan pelaksanaan rekruitmen penyuluh agama islam non pns berdasarkan juknis yang dikeluarkan oleh Dirjen Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama Republik Indonesia tahun 2019 tentang rekruitmen penyuluh agama islam non pns lima tahun kedepan yakni tahun 2020-2024.

Jumlah peserta yang akan disharing melalui seleksi ini dan dapat diangkat menjadi penyuluh agama islam Non PNS Kantor Kementerian Agama Kabupaten Flores Timur sebanyak 101 orang.

Di dalam seleksi ini beliau mengatakan pihaknya akan berusaha untuk mencari calon penyuluh agama yang kompeten dan tetbaik dibidangnya dan dapat menjadi ujung tombak Kementerian Agama dalam mengimplementasikan misi Kementerian Agama yakni pada aspek peningkatan kualitas penghayatan iman dan taqwa.

“kita berusaha untuk mendapatkan penyuluh agama terbaik yang kompeten di bidang agama, tidak sekedar pintar tetapi dapat bekerja dengan baik memberikan bimbingan dan penyuluhan agama kepada masyarakat umat islam di daerah ini”, jelas hafidz syarif. 

Terkait prasyarat apa yang dipakai untuk menemukan para penyuluh agama terbaik dan kompeten, pelaksana tugas kasubag tata usaha Kantor Kementerian Agama Kabupaten Flores Timur ini mengemukakan beberapa hal yakni: memiliki pengetahuan agama yang baik, rajin sholat dan mengaji serta dapat memberikan ceramah keagamaan secara baik dan benar dalam kaitan dengan peningkatan iman dan tawqa serta mewujudkan persatuan dan kesatuan dalam bingkai negara kesatuan republik indonesia.  Beliau berharap agar para calon penyuluh agama islam non pns yang diangkat nantinya dapat melaksanakan tugasnya secara baik dan benar dalam mendukung program dan kebijakan pemerintah secara khusus pada pembangunan bidang agama di Kabupaten Flores Timur. (***peter)