bookmark_borderGuru Agama Harus Mengintegrasikan Pendidikan Agama Dan Pengetahuan Umum

Larantuka (Inmas) – Demikian yang disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Flores Timur, Martinus Tupen Payon, S.Ag ketika membuka dengan resmi kegiatan Pembinaan Guru Pendidikan Agama Kristen Kantor Kementerian Agama Kabupaten Flores Timur, Rabu (23/10/2019) di aula hotel Geo Permai Larantuka.

Hadir dalam kegiatan pembukaan tersebut, Kepala Seksi Pendidikan Dasar dan PAUD pada Bidang Bimas Kristen Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi NTT, Elisabeth H. Sumarsono, S.Si, Teol, MA, Penyelenggara Kristen Kantor Kemenag Flotim, Adolf Ch.B. Abanat, SH, Kepala Seksi Pendidikan Islam, Drs. Bakir Doni Pulo, Penyelenggara Haji dan Umrah, Dra. Hj. Saripah Al’ Maidah, serta lima belas guru Pendidikan Agama Kristen peserta kegiatan.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupetan Flores Timur, Martinus Tupen Payon menegaskan kunci sukses ilmu pengetahuan dan tekhnologi saat ini bermuara pada bagaimana peran guru tenaga pendidik dalam mentransfer ilmu pengetahuan kepada para peserta didik sesuai dengan tuntutan yang berlaku saat ini. Salah satu tuntutan yang sering dengungkan yakni tuntutan profesionalitas seorang guru tenaga pendidik, dan kewajibannya untuk meningkatkan kompetensinya.

Martinus Tupen Payon mengharapkan agar guru Pendidikan Agama Kristen selalu dan senantiasa menjadi profesionalitas dalam melaksanakan tugasnya serta mampu mengakomodir dan mengintegrasikan pengetahuan agama dan pengatahuan lainnya yang berhubungan dengan llingkungan sosial sehinga siswa dapat menjadi pribadi yang tidak hanya mempunyai pengetahuan agama yang baik tetapi juga dapat menguasai setiap dinamika sosial kemasyarakatannya.

“ Bapak/ibu jangan semata-mata mengajarkan tentang pendidikan agama tetapi harus mampu mengintegrasikan dengan mata pelajaran lainnya teristimewa dengan lingkungan sosial kemasyarakatan, sehingga siswa peka tentang situasi kehidupannya”, jelasnya. Dalam kesempatan tersebut, kepada para guru peserta kegiatan Martin Tupen juga menguraikan kembali visi dan misi Kantor Kementerian Agama Kabupaten Flores Timur yang penekanannya pada misi kedua tentang pendidikaan agama dan pendidikan keagamaan. Untuk hal ini beliau menyatakan para guru pendidikan agama kristen menjadi pilar terdepan untuk perwujudan misi tersebut. (***peter)