bookmark_borderKemenag Raih Opini WTP, Ini Kata Kakankemenag Flotim

Larantuka (Humas) – Kementerian Agama kembali meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) Pengelolaan Anggaran dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas Laporan Keuangan (LK) tahun 2019. Penyerahan hasil pemeriksaan LK Kemenag ini disampaikan oleh Anggota V BPK Bahrullah Akbar kepada Menag Fachrul Razi, di Kantor BPK, Jakarta. 

Dirilis dari ntt.kemenag.go.id bahwa Menteri Agama RI Fachrul Razi bersyukur atas prestasi yang kembali diraih Kementerian Agama RI secara berturut-turut selama empat tahun terakhir dari 2016, 2017, 2018 dan 2019.

“Kami bersyukur bisa memperoleh opini WTP. Dan ini sudah kami peroleh selama empat tahun berturut-turut, yakni tahun 2016, 2017, 2018, dan 2019,” ujar Menag saat menyampaikan sambutan usai menerima hasil laporan pemeriksaan, Senin (27/07). 

Menag juga mengapresiasi BPK yang telah melakukan pemeriksaan intensif terhadap laporan keuangan, sehingga transparansi dan akuntabilitas keuangan negara semakin terwujud. Tak terkecuali pemeriksaan yang telah dilakukan terhadap Laporan Keuangan Kementerian Agama (LKKA). 

Rasa syukur yang sama juga diungkapkan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Flores Timur, Martinus Tupen Payon, S.Ag. Saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (28/07/2020), Martinus Tupen Payon menyatakan syukur dan terima kasihnya kepada Tuhan Yang Maha Esa, sebab prestasi yang diraih tersebut bukan hasil perjuangan dan kerja keras semata melainkan atas berkat dan penyelengaraan ilahi.

Martin Tupen juga mengatakan penilaian WTP dari BPK merupakan sebuah kebanggaan sekaligus menjadi tantangan tersendiri sebab perjuangan untuk mempertahankan predikat WTP empat tahun secara berturut-turut tidaklah mudah tetapi semangat dan komitmen bersama seluruh jajaran Kementerian Agama dari pusat sampai daerah yang memungkinkan semuanya tercapai.

“kita (kemenag) memiliki semangat yang luar biasa untuk prestasi ini sebab sangat mudah bagi kita untuk mencapai predikat itu tetapi mempertahankan ini yang lebih sulit, dan kita dapat mencapainya dalam semangat yang sama”, ungkapnya.

Beliau menambahkan semangat yang sama dimiliki oleh seluruh jajaran Kementerian Agama itu terletak pada implementasi  5 Nilai Budaya Kerja yang dimiliki Kementerian Agama yang mampu mendorong ASN Kementerian Agama secara berjenjang dari pusat sampai daerah  untuk melakukan gebrakan dan inovasi sehingga melahirkan ragam prestasi yang dapat dicapai oleh Kementerian Agama RI beberapa tahun terakhir.

“5 NBK itu sebuah gebrakan sederhana tetapi punya dampak yang luar bisa seperti Nilai Inovasi yang menuntut kita untuk menyempurnakan yang sudah ada dan mengkreasi hal baru yang lebih baik dan hasilnya kita petik saat ini”, tambahnya.

Kakankemenag Flotim jug berterima kasih kepada Kakanwil Kementerian Agama Provinsi NTT atas kebijakannya yang turut memberi kontribusi bagi Kementerian Agama RI dalam meraih prestasi tersebut. “ secara khusus kita berterima kasih kepada Bapak Kakanwil yang terus mendorong semua kita dengan segala kebijakannya dengan dukungan tim yang hebat di Kanwil Kemenag NTT sehingga kita dapat mempertahankan prestasi ini”, pungkasnya.  (***peter)

bookmark_borderAUDIT INTERNAL LPJ KEUANGAN DAN BMN SEMESTER I TAHUN 2020 MTsN 2 FLOTIM OLEH TIM AUDIT KANKEMENAG KAB FLOTIM

MTsN 2 Flotim (Inmas) – Koordinasi dan pengawasan dalam pengelolaan keuangan Negara menjadi sebuah keniscayaan, agar tetap menjaga stabilitas kinerja lembaga atau satuan kerja.

Mengingat pentingnya hal ini, sehingga dipertengahan tahun 2020 Kantor Kementerian Agama Kabupaten Flores Timur melakukan Audit Internal Laporan Pertanggung Jawaban Keuangan dan BMN Semester 1 Tahun Anggaran 2020 terhadap seluruh Satuan Kerja di wilayahnya. Tepatnya pada hari kamis tanggal 09 Juli 2020, Tim Audit Internal yang berjumlah 5 orang dan diketuai oleh Kasubag Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kab. Flores Timur  didampingi Kepala Seksi Pendidikan Islam, menyambangi wilayah solor, termasuk MTs Negeri 2 Flores Timur. 

Dalam sambutan pembukaan kegiatan, Kasubag Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kab. Flores Timur, Yosep Aloysius Babaputra  memberi apresiasi atas kinerja para pengelola anggaran di setiap satuan kerja Kemenag Flotim dan juga terus mengingatkan  untuk tetap mempertahankan dan meningkatkan kinerjanya termasuk dalam pengelolaan keuangan. Lanjut beliau : “Predikat WTP yang diraih oleh Kementerian Agama 4 tahun berturut-turut menunjukan bahwa seluruh jajaran Kementerian Agama bekerja sungguh-sungguh dan bertanggung jawab mengelola anggaran yang diberikan oleh negara. Untuk itu para Kepala Satuan Kerja termasuk Madrasah harus membangun koordinasi dan memberikan suport yang maksimal kepada para operator keuangan dan operator BMN, karena pekerjaan mereka membutuhkan waktu yang banyak dan sering di luar jam kerja. Komunikasi dan koordinasi antara para pengelola anggaran mesti berjalan baik sehingga kinerja yang akan dihasilkan di tahun 2020 ini jauh lebih baik”. Ungkapnya.

Audit kali ini menyasar pada beberapa dokumen anggaran antara lain : Laporan Keuangan, Barang Milik Negara (BMN) atau Belanja Modal, Perjalanan Dinas, Bantuan Sosial, Tunjangan Profesi Guru (TPG) dan Belanja Pegawai Lainnya, Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Hasil audit untuk MTs Negeri 2 Flores Timur mendapat beberapa catatan atau rekomendasi perbaikan, diantaranya terkait sistematika pelaporan dan penata usahaan BMN.

Dalam kesempatan ini pula, Kepala Seksi Pendidikan Islam Kantor Kemenag Kab. Flotim Drs. Bakir Doni Pulo memberikan apresiasi kepada Tim Pengelola Anggaran MTsN 2 Flores Timur terhadap beberapa dokumen laporan pertanggung jawaban yang telah disiapkan dan disusun secara baik, seperti : dokumen perjalanan dinas, dokumen TPG, dokumen PIP dan BOS.

Menanggapi hasil audit, Kepala MTsN 2 Flotim, Moh Ismail, S.Ag mengatakan : “Pengelolaan Keuangan di tahun 2020 sangat dipengaruhi situasi dan kondisi yang kita hadapi saat ini, yakni penanganan dan penanggulangan penyebaran Covid-19 yang sedang melanda dunia. Pengaruh itu berdampak pada perubahan perencanaan anggaran dan kegiatan yang sudah diprogramkan secara baik, seperti revisi pengurangan dana BOS yang seharusnya Rp. 1.100.000/siswa menjadi Rp.1.000.000/siswa, sehingga ada pergeseran atau perubahan anggaran dan kegiatan”.

Sebelum menutup kegiatan, Kasubag TU Kantor Kementerian Agama Kab. Flotim sekali lagi mengingatkan tentang “ 4 Pastikan (4P)” dalam pengelolaan keuangan negara :

  1. Pastikan melakukan perencanaan dengan baik dan matang
  2. Pastikan pelaksanaan kegiatan sesuai dengan rencana
  3. Pastikan pertanggung jawabannya secara baik dan akuntabel
  4. Pastikan pelaporan sesuai mekanisme dan ketentuannya.

Kegiatan Audit internal diakhiri dengan pembacaan catatan temuan dan penyerahan Rekomendasi perbaikan.Humas MTsN 2 Flotim (09/07/2020).

bookmark_borderUsai Video Conference Dengan Kakanwil, Kakankemenag Flotim Langsung Gelar Ratas Pengelola Anggaran

Larantuka (Humas) – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Flores Timur, Martinus Tupen Payon langsung menggelar rapat terbatas dengan para pengelelola anggaran di lingkup Kantor Kementerian Agama Kabupaten Flores Timur,  setelah mengikuti kegiatan Video Conference Koordinasi Evaluasi Program dan Anggaran Pimpinan Tengah Tahun Kementerian Agama Provinsi NTT TA. 2020, Rabu (24/06/2020), pukul 08.30 WITA – selesai.  Kegitan ini  diikuti 74 peserta (Kabag TU, Eselon 3 Lingkup Kanwil, Kepala MTs, MA, MAK Negeri dan SMAKN serta Kasubbag Lingkup Kanwil Kemenag NTT).

Ratas yang dilaksanakan dengan cepat tersebut dimaksudkan untuk menyampaikan hal-hal penting terkait evaluasi program dan anggaran tengah semester di lingkungan Kanwil Kementerian Agama Provinsi NTT untuk menjadi perhatian bagi para pengelola anggaran di tingkat Kantor Kementerian Agama Kabupaten Flores Timur.

Beberapa hal yang disampaikan dalam ratas tersebut yakni; kemungkinan adanya pagu minus, jika terdeteksi segera lakukan revisi agar segera teratasi. Para pengelola anggaran diminta untuk mencermati setiap item anggaran dalam DIPA dan segera melakukan perhitungan yang matang.

“ cermati dan lakukan perhitungan yang tepat dan langsung dikirimatau disampaikan supaya akhir tahun kita tidak kewalahan”, tegasnya dalam rapat tersebut.

Selain itu kualitas realisasi anggaran juga perlu diperhatikan oleh para Duta Akrual sesuai IKPA (Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran) yang memuat 13 indikator Kinerja dari  3 aspek: 1)Aspek kesesuaian antara pelaksanaan perencanaan dan anggaran; 2) Aspek kepatuhan pada regulasi yang ditetapkan Kemenkeu dalam pelaksanaan anggaran; dan 3). Aspek efektivitas dan efisiensi pelaksanaan anggaran dan kegiatan.

Beliau juga menyampaikan apresiasi dari Bapak Kakanwil Kementerian Agama Provinsi NTT atas kerjasama yang telah dibangun selama ini dan memberikan hasil yang baik pula, secara khusus pada aspek pelaksanaan anggaran dimana saat ini mencapai 40,56 persen dari anggaran sebesar Rp. 779. 875.677.000, per 22 Juni 2020, dan   menempatkan Kemenag NTT pada peringkat 9 dari 34 provinsi se-Indonesia. Dengan rincian; Sekjen 40,53 %; Bimas Islam 37,80 %; Pendis 39 %; Bimas Kristen 36 % lebih; Bimas Katolik 43 % lebih; Bimas Hindu 40,20 %, Bimas Buddha 53 % lebih; Peny Haji dan Umrah 65 % lebih.

Kepada duta perencana dan duta akrual, diminta untuk melakukan koordinasi dengan Subbag Perkeu Kanwil Kementerian Agama Provinsi NTT  untuk perencanaan Pagu tahun 2021.

Dalam kesempatan tersebut, Kakankemenag Martinus Tupen juga menyampaikan informasi tentang pelaksanaan MTQ tingkat Provinsi NTT yang akandilaksanakan pada bulan november tahun 2020 dan informasi tentang pembatalan kegiatan Pesparani baik tingkat Provinsi maupun tingkat nasional yang sebelum dilaksanakan di Kupang. Terkait kegiatan pembelajaran bagi lembaga pendidikan di bawah naungan Kementerian Agama, akan disesuaikan dengan informasi dan arahan dari Kementerian Agama RI.  (***peter)

bookmark_borderPutra Timor Catat Rekor Di Kemenag Flotim

Larantuka (Humas) – Beny Tabun,  PNS Kantor Kementerian Agama Kabupaten Flores Timur, mencatat sebuah prestasi bagi instansinya di kancah privinsi Nusa Tenggara Timur. Pada rapat kerja pimpinan di lingkup Kanwil Kementerian Agama Provinsi di Kupang beberapa waktu lalu, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Flores Timur dinobatkan sebagai Satker Pengelola BMN Terbaik Pertama. Raihan prestasi tersebut sekaligus membuktikan posisi Kantor Kemenag Flotim di tingkat Kanwil Kemenag NTT.

Atas prestasi tersebut,  pada Apel Kesadaran, Senin (17/02/2020), Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Flores Timur menyerahkan Piagam Penghargaan Pengelola BMN Terbaik kepada yang bersangkutan melalui Koordinator Urusan Umum Sub Bagian Tata Usaha Kantor Kemenag Flotim. 

Dalam amanatnya, Kakankemenag Flotim Martinus Tupen Payon, S. Ag menyatakan terima kasih dan apresiasinya kepada Beny Tabun Pengelola BMN Kantor Kemenag Flotim.

” terima kasih dan apresiasi untuk Pak Beny Tabun karena atas dedikasinya ia telah mempersembahkan yang terbaik untuk Kantor Kementerian Agama Kabupaten Flores Timur”, ungkapnya disambut tepukan tangan meriah dari peserta apel kesadaran. 

Bagi Beny Tabun sendiri, pencapaiannya tersebut bukan sesuatu yang ia inginkan tetapi ada komitmen kuat untuk melaksanakan tugas sebagai pengelola BMN dengan sebaik-baiknya.  Ia mengakui dari tahun ke tahun banyak tantangan yang ia alami terkait pengelolaan BMN karena kompleksitasnya persoalan tersebut. 

“terkadang kita dimarahi dan ditegur jika terlambat melakukan pendataan dan sebagainya, tapi semua itu saya kerjakan dengan ikhlas dan penuh rasa tanggung jawab”, ucap beny tabun saat diminta pendapatnya terkait suka duka mengelola BMN.

Kini atas kinerjanya dan prestasi tersebut, putra Timor yang betah di Larantuka tersebut telah mencatakan sebuah rekor baru di Kantor Kemenag Flotim.  Ia merupakan pengelola BMN pertama yang meraih prestasi terbaik ditingkat provinsi NTT. Dalam kesempatan tersebut, Kakankemenag Flotim juga mengucapkan apresiasi dan penghargaanya kepada seluruh pejabat dan ASN Kemenag Flotim untuk segala bentuk kebersamaan dan dukungan dalam pelaksanaan tugas dan fungsi di Kantor Kemenag Flotim. (***peter)

bookmark_borderPendis Flotim Gelar Evaluasi BOS Dan BOP Tahun 2019

Larantuka (Inmas) – Seksi Pendidikan Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Flores Timur menggelar rapat evaluasi Biaya Operasional Sekolah (BOS) untuk tingkat Madrasah dan Biaya Operasional Pendidikan (BOP) untuk tingka RA se Kabupaten Flores Timur. Pertemuan yang dilaksanakan pada Kamis (22/01/2020) tersebut selain menghadirkan para Kepala RA dan Madrasah, juga meghadirkan para Ketua Komite Sekolah/Madrasah.

Kepala Seksi Pendidikan Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Flores Timur, Drs. Bakir Doni Pulo mengatakan, rapat evaluasi dengan menghadirkan seluruh komponen penting pendidikan dimaksudkan untuk menyamakan persepsi tentang pengelolaan anggaran BOS dan BOP tahun 2020 dengan mengevaluasi terlebih dahulu anggaran tersebut pada tahun 2019 kemarin dan menyiapakan langkah-langkah strategis untuk pengelolaan anggaran BOS dan BOP pada tahun 2020 sesuai dengan regulasi yang mengaturnya.

“ kita perlu menyamakan persepsi tentang juknis yang mengatur tentang pengelolaan dana BOS dan BOP yang tidak hanya mengikat bapak ibu di madrasah swasta tetapi juga madrasah-madrasah negeri”, jelas bakir doni pulo.

Beliau mengharapkan agar seluruh satuan pendidikan madrasah segera melakukan kewajiban satuan pendidikan pada awal tahun anggaran seperti yang terjadi dalam rapat ini yakni penyusunan RKAM, dan juga rapat-rapat yang berhubungan dengan pembagian tugas mengajar bagi setiap guru  tenaga kependidikan  dan tenaga administrasi pada masing-masing satuan pendidikan.

Sementara Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Flores Timur, Martinus Tupen Payon, S,Ag dalam arahannya menegaskan dana BOS yang dianggarkan oleh pemerintah kepada setiap satuan pendidikan bertujuan agar dana tersebut dimanfaatkan dengan baik untuk peningkatan mutu sebuah lembaga pendidikan. Kepada para Kepala Madrasah beliau mengingatkan agar dapat mengelola anggaran tersebut secara baik dan bertanggungjawab sesuai petunjuk tekhnis pengelolaan anggaran dimaksud.

“ kita sering menafikan yang namanya bukti baik itu bukti administratif maupun program kegiatannya , maka sangat disayangkan jika bukti yang diberikan tersebut hanya berupa kata-kata”, tegasnya.

Beliau menambahkan jika pengelolaan dana BOS hanya  dinilai dari aspek administrasi maka pengelolaan dana BOS itu belum dilaksanakan secara baik sebab yang dinilai sesungghunya adalah hasil nyata kegiatan peningkatan mutu sebuah lembaga pendidikan.

Dalam kesempatan tersebut, Martinus Tupen Payon juga mengingatkan tentang arti pentingnya keberadaan Komite Sekolah pada sebuah lembaga pendidikan. Menurutnya Komite menjadi bagian yang sangat penting dan vital bagi sebuah lembaga pendidikan termasuk madrasah-madrasah , maka diharapkan kepala sekolah, para guru dan komite harus duduk bersama membicarakan segala sesuatu untu merencakan pelaksanaan pendidikan di madrasah secara baik dan bertanggungjawab.

Kepada seluruh jajaran pendidikan islam di Kabupaten Flores Timur, Martin Tupen memberikan apresiasi dan terima kasihnya  karena telah menyukseskan program pendidikan di semester pertama tahun pelajaran 2019/2020 dengan berbagai hasil yang dirauh oleh setiap satuan pendidikan teristimewa kepada siswa/siswi madrasah yang berprestasi baik di Kabupaten, Provinsi dan Nasional. “ untukmu para tenaga pendidik dan tenaga kependidikan di setiap RA dan Madrasah, terima kasih untukmu semua karena kalian telah membuatnya luar biasa”, pungkasnya. (***peter)