bookmark_borderPutra Timor Catat Rekor Di Kemenag Flotim

Larantuka (Humas) – Beny Tabun,  PNS Kantor Kementerian Agama Kabupaten Flores Timur, mencatat sebuah prestasi bagi instansinya di kancah privinsi Nusa Tenggara Timur. Pada rapat kerja pimpinan di lingkup Kanwil Kementerian Agama Provinsi di Kupang beberapa waktu lalu, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Flores Timur dinobatkan sebagai Satker Pengelola BMN Terbaik Pertama. Raihan prestasi tersebut sekaligus membuktikan posisi Kantor Kemenag Flotim di tingkat Kanwil Kemenag NTT.

Atas prestasi tersebut,  pada Apel Kesadaran, Senin (17/02/2020), Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Flores Timur menyerahkan Piagam Penghargaan Pengelola BMN Terbaik kepada yang bersangkutan melalui Koordinator Urusan Umum Sub Bagian Tata Usaha Kantor Kemenag Flotim. 

Dalam amanatnya, Kakankemenag Flotim Martinus Tupen Payon, S. Ag menyatakan terima kasih dan apresiasinya kepada Beny Tabun Pengelola BMN Kantor Kemenag Flotim.

” terima kasih dan apresiasi untuk Pak Beny Tabun karena atas dedikasinya ia telah mempersembahkan yang terbaik untuk Kantor Kementerian Agama Kabupaten Flores Timur”, ungkapnya disambut tepukan tangan meriah dari peserta apel kesadaran. 

Bagi Beny Tabun sendiri, pencapaiannya tersebut bukan sesuatu yang ia inginkan tetapi ada komitmen kuat untuk melaksanakan tugas sebagai pengelola BMN dengan sebaik-baiknya.  Ia mengakui dari tahun ke tahun banyak tantangan yang ia alami terkait pengelolaan BMN karena kompleksitasnya persoalan tersebut. 

“terkadang kita dimarahi dan ditegur jika terlambat melakukan pendataan dan sebagainya, tapi semua itu saya kerjakan dengan ikhlas dan penuh rasa tanggung jawab”, ucap beny tabun saat diminta pendapatnya terkait suka duka mengelola BMN.

Kini atas kinerjanya dan prestasi tersebut, putra Timor yang betah di Larantuka tersebut telah mencatakan sebuah rekor baru di Kantor Kemenag Flotim.  Ia merupakan pengelola BMN pertama yang meraih prestasi terbaik ditingkat provinsi NTT. Dalam kesempatan tersebut, Kakankemenag Flotim juga mengucapkan apresiasi dan penghargaanya kepada seluruh pejabat dan ASN Kemenag Flotim untuk segala bentuk kebersamaan dan dukungan dalam pelaksanaan tugas dan fungsi di Kantor Kemenag Flotim. (***peter)

bookmark_borderGuru Agama Harus Mengintegrasikan Pendidikan Agama Dan Pengetahuan Umum

Larantuka (Inmas) – Demikian yang disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Flores Timur, Martinus Tupen Payon, S.Ag ketika membuka dengan resmi kegiatan Pembinaan Guru Pendidikan Agama Kristen Kantor Kementerian Agama Kabupaten Flores Timur, Rabu (23/10/2019) di aula hotel Geo Permai Larantuka.

Hadir dalam kegiatan pembukaan tersebut, Kepala Seksi Pendidikan Dasar dan PAUD pada Bidang Bimas Kristen Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi NTT, Elisabeth H. Sumarsono, S.Si, Teol, MA, Penyelenggara Kristen Kantor Kemenag Flotim, Adolf Ch.B. Abanat, SH, Kepala Seksi Pendidikan Islam, Drs. Bakir Doni Pulo, Penyelenggara Haji dan Umrah, Dra. Hj. Saripah Al’ Maidah, serta lima belas guru Pendidikan Agama Kristen peserta kegiatan.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupetan Flores Timur, Martinus Tupen Payon menegaskan kunci sukses ilmu pengetahuan dan tekhnologi saat ini bermuara pada bagaimana peran guru tenaga pendidik dalam mentransfer ilmu pengetahuan kepada para peserta didik sesuai dengan tuntutan yang berlaku saat ini. Salah satu tuntutan yang sering dengungkan yakni tuntutan profesionalitas seorang guru tenaga pendidik, dan kewajibannya untuk meningkatkan kompetensinya.

Martinus Tupen Payon mengharapkan agar guru Pendidikan Agama Kristen selalu dan senantiasa menjadi profesionalitas dalam melaksanakan tugasnya serta mampu mengakomodir dan mengintegrasikan pengetahuan agama dan pengatahuan lainnya yang berhubungan dengan llingkungan sosial sehinga siswa dapat menjadi pribadi yang tidak hanya mempunyai pengetahuan agama yang baik tetapi juga dapat menguasai setiap dinamika sosial kemasyarakatannya.

“ Bapak/ibu jangan semata-mata mengajarkan tentang pendidikan agama tetapi harus mampu mengintegrasikan dengan mata pelajaran lainnya teristimewa dengan lingkungan sosial kemasyarakatan, sehingga siswa peka tentang situasi kehidupannya”, jelasnya. Dalam kesempatan tersebut, kepada para guru peserta kegiatan Martin Tupen juga menguraikan kembali visi dan misi Kantor Kementerian Agama Kabupaten Flores Timur yang penekanannya pada misi kedua tentang pendidikaan agama dan pendidikan keagamaan. Untuk hal ini beliau menyatakan para guru pendidikan agama kristen menjadi pilar terdepan untuk perwujudan misi tersebut. (***peter)

bookmark_borderDirektur K3RS Kemensos RI Berikan Pembinaan dan Penghargaan Pada Generasi Muda MAN 2 Flotim

Direktorat Kepahlawanan, Keperintisan, Kesetiakawanan dan Restorasi Sosial Kementerian Sosial RI pada hari selasa 3 September 2019 jam 14.00 wita melakukan Pembinaan/Pelestarian dan Penghargaan kepada Generasi Muda di MAN 2 Flores Timur di Lamakera.
Direktur Kepahlawanan, Keperintisan, Kesetiakawanan dan Restorasi Sosial(K3RS) Kementerian Sosial RI, bapak Bambang Sugeng menegaskan bahwa perlu dilakukan restorasi sosial dalam rangka memulihkan kehidupan sosial dengan berpijak pada nilai nilai kebangsaan dan kearifan lokal. Sebagai tokoh pendidikan, guru juga berkewajiban mengambil bagian dalam proses restorasi sosial. Nilai nilai kearifan lokal di bumi Lamakera khususnya, dan NTT pada umumnya perlu dikembangkan terus menerus untuk memperbaiki kehidupan sosial agar lebih baik, maju dan berkeadaban.

Di samping itu, OSIS sebagai organisasi siswa juga harus berperan dalam mencegah terjadinya kekacauan sosial seperti tawuran, ugal ugalan di jalan saat mengendarai sepeda motor, dan lainnya.

Pada kesempatan ini, Direktur K3RS Kementerian Sosial RI juga menegaskan, “Siswa MAN 2 Flores Timur sebagai generasi muda bangsa harus menghayati betul 4 pilar kebangsaan Indonesia.” Beliau kemudian meminta siswa/i MAN 2 Flores Timur untuk menyebut 4 pilar tersebut, yaitu Pancasila, UUD Negara RI Tahun 1945, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI.”

Pada kesempatan ini, beliau juga memberi bantuan kepada siswa/i berupa uang per siswa Rp. 150.000,-
Rencananya sore ini bapak Direktur beserta rombongan kembali ke Larantuka dan akan ke Lamakera besok bersama Menteri Sosial.