bookmark_borderSosialisasi Taman Baca Lamakera di MTsN 2 Flores Timur

Lamakera, 04/11/2020 (Inmas MTsN 2 Flotim). Masih diawal tanggal dalam bulam berjalan, MTsN 2 Flores Timur mendapat kunjungan Sosialisasi dari pengurus dan penyelenggara Taman Baca Lamakera.

Pada kesempatan tersebut, tim Taman Baca Lamakera di wakili oleh Ibnu Majapahit, S.Pd (Ketua), Nona Hartini Kadir, S.Pd (Sekretaris), dan Rohafidha Syarifuddin, S.Pd. Mengawali pembicaraan, Kamad MTsN 2 Flotim Moh.Ismail,S.Ag menyambut hangat dan memberikan apresiasi positif dalam program kerja yang digerakkan oleh generasi muda yang punya kepedulian tinggi terhadap peningkatan dan pengembangan kualitas potensi SDM generasi Lamakera yang dalam agenda besar mencanangkan kampung Peradaban. Menurutnya, permasalahan terkait “Berperadaban” butuh realisasi konkret, butuh kerja nyata. Kita tidak hanya sekadar menyuarakan dalam orasi heboh dari atas podium dengan tanpa tindakan di lapangan(sambungnya). Beliau merasa bersyukur kepada saudara Ibnu Majapahit yang juga adalah siswanya dan alumnus dari almamater MTs.Lamakera kala silam, kembali pulang berkonstribusi peningkatan kualitas SDM di Lamakera.

Sosialisasi Taman Baca Lamakera di Madrasah Tsanawiyah Negeri 2 Flores Timur
Sosialisasi Taman Baca Lamakera di Madrasah Tsanawiyah Negeri 2 Flores Timur

Pria cerdas berwibawa yang akrab disapa Pak Mail mengintruksikan kepada segenap civitas MTsN 2 Flotim untuk ambil bagian dalam program Taman Baca Lamakera ini karena sinkron dengan program yg sedang direalisasikan di MTs.N 2 Flotim yaitu mencanangkan gemar membaca bagi peserta didik dengan tetap mengacu pada etos kearifan lokal dalam bingkai Keadaban moral Islami.

Sederetan ide konstruktif, solusi alternatif terangkum dalam dialog interaktif. Singkat kata singkat cerita, dalam forum sosialisasi pada hari ini terkuak beberapa konsep briliant yang akan dilaksanakn oleh anak muda bertalenta positif yaitu, 1. Literasi masyarakat Lamakera, 2. Taman baca sebagai Lokomotif setelah pendidikan Formal, 3. Perekonomian Mandiri.

bookmark_borderKasubag TU Kemenag Flotim : Pandemi Covid 19 Mestinya Menjadi Berkah

Larantuka (Humas)- Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kabupaten Flores Timur, Yosef Aloysius Babaputra, S. Fil, MM mengatakan situasi pandemi Covid 19 yang melanda dunia sekarang ini bagi guru semestinya membawa berkah tersendiri dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran kepada para siswa.

“Situasi Pandemi Covid 19 ini mestinya menjadi berkah bagi guru. Dengan situasi belajar entah secara daring maupun luring telah memberikan kesempatan kepada para guru untuk melakukan inovasi dan kreativitas yang kontekstual dalam melakukan kegiatan belajar mengajar “, kata Yosef Aloysius Babaputra.

Hal itu dikatakannya saat membuka kegiatan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Pendidikan Agama Katolik tingkat  Sekolah Menengah Pertama Wilayah Adonara, di SMPN Satap Riangduli, Adonara, Rabu (29/07/2020) yang diikuti 31 guru agama Katolik tingkat SMP wilayah Adonara.  Hadir Pula  Camat Witihama, Laurensius Lebu Raya yang juga memberikan dukungan dan peneguhan kepada para guru.

Menurutnya di tengah kesulitan baik dari sisi guru, anak anak maupun orang tua dalam melakukan pembelajaran, para guru semestinya dipacu untuk menemukan sistem dan metode pembelajaran yang kontekstual bagi para siswa.

“Bapa ibu pasti nonton dan liat di media sosial, begitu banyak curhatan para siswa bahkan orang tua terkait proses belajar dari rumah”, jelas Kasubag TU.

Dikatakannya, situasi ini memberi gambaran yang kuat bahwa tanpa bimbingan dan pendampingan yang konsisten dari para guru terhadap anak siswa, pembelajaran tidak memberikan dampak yang maksimal terhadap penguasaan materi atau ilmu. Karenanya, Ia berharap kegiatan MGMP menjadi ruang yang strategis bagi para guru, secara bersama memikirkan untuk menemukan solusi yang tepat terkait metode dan strategi pembelajaran pendidikan agama dalam masa pandemi Covid 19.

Yosef mengingatkan khusus masa pandemi, para guru diarahkan untuk lebih konsentrasi dalam pembelajaran pembentukan karakter siswa.

” pandemi ini menyebabkan kita berada dalam masa darurat. Marilah kita berusaha agar anak didik kita tidak kehilangan orientasi dan semangat dalam belajar teristimewa karakter siswa,. Pandemi sekali lagi seharusnya ada blessing bagi bapa ibu guru. ” ajak Kasubag TU Hadir Pula dalam kegiatan tersebut  Camat Witihama, Laurensius Lebu Raya yang juga memberikan dukungan dan peneguhan kepada para guru agama Katolik. (***Bbp/peter)

bookmark_borderPersiapkan New Normal, Kemenag Flotim Temui Pimpinan Lembaga Keagamaan di Flores Timur

Larantuka (Humas) – Hari ini, Selasa (09/06/2020) Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Flores Timur, Martinus Tupen Payon bersama Kasubag Tata Usaha, Yosep Aloysius Babaputra serta para Kepala Seksi/penyelenggara urusan masing-masing agama menemui para pimpinan lembaga keagamaan di Kabupaten Flores Timur sebagai tindak lanjut dari hasil pertemuan dengan Bupati Flores Timur, kemarin Senin (08/06/2020).

Pada pagi hari, tepat Jam 08.00, di ruang kerjanya, Martinus Tupen Payon bertemu dengan Ketua MUI Kab. Flotim, Ahmad Bethan, SH. Pada siang hari jam 10.30, Kakankemenag Flotim bersama rombongan menemui Yang Mulia Bapak Uskup Larantuka, Mgr. Fransiskus Kopong Kung, dan pada jam 11.00 menemui Ketua Majelis GMIT Ebenhaezar Sarotari Larantuka.

Kepala Kantor Kemenag Kab. Flores Timur Martinus Tupen Payon, S.Ag bertemu dengan Ketua MUI Kab. Flotim, Ahmad Bethan, SH

Disetiap pertemuannya, Martinus Tupen Payon mengucapkan limpah terima kasih dan apresiasinya kepada para pimpinan lembaga keagamaan atas kerjasamanya dengan pemerintah dalam mencegah dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di daerah ini. Hal yang paling berkesan yakni menindaklanjiti himbauan pemerintah secara berjenjang dengan meniadakan perayaan keagamaan yang bersifat massal, dan kebijakan pelaksanaan kegiatan peribadatan di rumah maupun secara on line. Atas upaya bersama tersebut sehingga penyebaran covid-19 di daerah ini dapat diminimalisir sampai saat ini.

Dalam kesempatan tersebut, Kakankemenag Flotim juga menyerahkan Surat Edaran Menteri Agama Nomor 15 Tahun 2020 tentang
Panduan Penyelenggaraan Kegiatan Keagamaan Di Rumah Ibadah Dalam Mewujudkan Masyarakat Produktif Dan Aman Covid Di Masa Pandemi.

Kepala Kantor Kemenag Flotim bersama Kasubag TU, Kasi Pendidikan Katolik, dan Penyelenggara Kristen menemui Pimpinan Lembaga Keagamaan Kristen Protestan.

Dari Surat Edaran tersebut, para pimpinan lembaga keagamaan diminta untuk mempersiapkan segala sesuatunya terkait pemberlakuan tatanan normal baru (new normal) aktifitas peribadatan sambil menunggu Keputusan dari Pemerintah Daerah Flores Timur.

Konten : Peter Leton

bookmark_borderBoby Babaputra: Guru Harus Tinggalkan Cara Lama Dan Temukan Hal Baru

Larantuka (Humas) – Demikian yang disampaikan oleh Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kabupaten Flores Timur,  Yosef Aloysius Babaputra, S. Fil,  MM ketika mewakili Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Flores Timur membuka Kegiatan MGMP Wilayah Solor di MAN 2 Flores Timur,  Selasa (17/03/2020).

Kegiatan MGMP tersebut diikuti sebanyak 30 guru mata pelajaran Pendidikan Islam tingkat Madrasah Aliyah di wilayah Solor Kabupaten Flores Timur. 

Dalam sambutannya, Bobby Babaputra mendorong para guru untuk berkreasi dan berinovasi dalam menciptakan suasana belajar yang kompetitif sejalan dengan berbagai tuntutan pemerintah saat ini.  Salah satu tuntutan yang dimaksud yakni sejalan dengan kebijakan Merdeka Belajar yang dicetuskan oleh Menteri Pendidikan dan kebudayaan RI,  Nadiem Makarim.

Kepada para guru beliau mengharapkan adanya perubahan pola pikir untuk mengembangkan kurikulum tingkat satuan pendidikan yang berorientasi pada pembelajaran berbasis peserta didik. Guru juga dutuntut untuk lebih kreatif dan inovatif dalam melakukan perubahan-perubahan dalam rangka meningkatkan mutu layanan pendidikan khusunya layanan proses pembelajaran.

“para guru harus dapat berinovasi dan berkreasi,  meninggalkan cara-cara lama dan menemukan cara baru demi kualitas pendidikan yang semakin baik kedepannya”, ujarnya.

Terkait tema yang diangkat dalam kegiatan MGMP yakni “guru profesional,  siswa cerdas”, menurut Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kabupaten Flores Timur,  Yosef Aloysius Babaputra, S. Fil, MM tema tersebut sangat mulia dan berat karena tuntutannya para Guru harus Profesional dan dampaknya siswa harus Cerdas.

Langkah yang harus ditempuh oleh setiap lembaga pendidikan dalam mewujudkan semangat tersebut menurutnya  yakni mengimplementasikan visi dan misi Pemerintah yakni peningkatan kualitas SDM dengan berbagai kegiatan dan program peningkatan mutu dan kualitas para guru. 

MGMP lanjutnya dipandang sebagai wadah profesional yang tepat dalam mendukung tema Guru Profesional yang dengan keprofesionalannya dapat membuat terobosan dan inovasi untuk meninggalkan cara-cara lama dalam proses pembelajaran di kelas.

Beliau juga menyampaikan program Direktorat Pendidikan Islam Kementerian Agama RI yang pada tahun 2020 ini akan meningkatkan literasi digital siswa/i madrasah disamping penguatan pendidikan sains, tekhnologi dan matematika.

Peningkatan literasi digital di madrasah dilaksanakan dalam kegiatan belajar mengajar berbasis tekhnologi dengan memanfaatkan laptop atau tablet,  dan para guru dapat memberi tugas dengan memanfaatkan tekhnologi E-learning (sistem edukasi daring). Proses belajar mengajar tersebut menggunakan instrumen digital baik dari sisi pembelajarannya maupun tata kelola penyelenggaraan pendidikannya. Kegiatan MGMP PAI di MAN 2 Flores Timur dilaksanakan selama tiga hari,  17-19 Maret 2020. (***peter)

bookmark_borderWabup Flotim: Pesparani Menunjukan Kita Satu Lamaholot

Larantuka (Humas) РWakil Bupati Flores Timur,  Agustinus Payong Boli, S.H, menegaskan pemerintah daerah Kabupaten Flores Timur sungghh berterima kasih dan memberikan apresiasi atas terselenggaranya Pesta Paduan Suara Gerejani Katolik (pesparani) perdana tingkat Kabupaten Flores Timur tahun 2020. Hal tersebut menurutnya sesuatu yang sangat luar biasa dalam menunjukan satu lamaholot untuk semua kontestan yang terlibat serta seluruh masyarakat yang hadir dalam ajang tersebut.

Hal demikian ia sampaikan saat berkesempatan membawakan sambutan Penutup Pesparani perdana tingkat Kabupaten Flores Timur tahun 2020 di Gereja Katedral Reinha Rosari Larantuka,  Minggu (23/02/2020).

Sebagai sesuatu yang sangat bernilai dalam kehidupan Iman Katolik di Flores Timur,  Wabup Agus Boli dalam kesempatan tersebut menyampaikan empat nilai yang terkandung dalam penyelenggaraan Pesparani perdana di Kabupaten Flores Timur;

Pertama nilai religiusitas; dimana secara iman Katolik bahwa menyanyi dengan baik berarti kita berdoa dua kali,  dan hal itu menurutnya terjadi dalam kegiatan Pesparani ini.

Kedua; nilai solidaritas.  Melalui pesparani kita semua jadi satu, baik dari adonara,  solor dan flores timur daratan, yang menunjukan kita sebagai satu keluarga (kaka arin).

“kita adalah satu lamaholot” tegasnya.

Ketiga; nilai budaya. Hal ini terbaca dengan jelas dari seluruh penampilan peserta Pesparani yang dibalut dengan kain tenun flores timur, sesuai Peraturan Bupati Flores Timur tentang pemakaian tenun ikat di kabupaten Flores Timur.  Wakil Bupati berharap kedepannya kain tenun tidak hanya dikenakan di perkantoran dan di sekolah tetapi juga dalam bidang rohani untuk meningkatkan ekonomi masyarakat. 

Dan nilai yang keempat yakni nilai ekonomi, dimana penyelenggaraan pesparani perdana di Kabupaten Flores Timur selama tiga hari dari tanggal 21-23 februari 2020 sungguh menggerakan ekonomi masyarakat. Keseluruhan nilai yang diperoleh dalam pesparani tersebut wakil bupati Agus Boli  menegaskan bahwa dalam kekuatan cinta antara gereja dan pemerintah yang saling bekerja sama dan sama-sama bekerja untuk membangun Flores Timur tercinta. (***peter)