bookmark_borderJurnalis Plat Merah Ditatar Valentino

Kupang – Keberadaan dan peran tenaga humas pada sebuah institusi pemerintah sangat dibutuhkan dalam mendukung program dan kebijakan institusi sekaligus menjaga citra dan reputasi pelayanan publik sebuah instansi. Menyadari akan pentingnya tugas dan peran tersebut, Kanwil Kementerian Agama Provinsi NTT melalui Sub Bagian Informasi dan Kehumasan menggelar kegiatan Bimtek Penguatan Layanan Informasi Keagamaan dan Kehumasan bagi para kontributor berita dari seluruh satker Kementerian Agama Kabupaten/kota serta Madrasah Negeri dan SMAK lingkup Kanwil Kementerian Agama Provinsi NTT, Jumad (06/09/2019).

Kegiatan yang dilaksanakan di Ballroom Swis Bellin Hotel Kristal Kupang tersebut dibuka langsung oleh Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi NTT,  Drs. Sarman Marselinus dengan menghadirkan nara sumber profesional, Mr. Valentino Luis, seorang traveller dan penulis majalah media nasional dan diikuti sebanyak 30 peserta.

Dalam sambutan membuka kegiatan bimtek tersebut Kakanwil Kemenag Prov.NT, Sarman Marselinus mengakui betapa pentingnya tugas dan peran para tenaga humas pemerintah dalam mendukung program dan kebijakan pemerintah.

Para tenaga humas yang disebutnya sebagai jurnalis plat merah dituntut untuk menguasai semua hal dan mempunyai pengetahuan luas agar mampu menerjemahkan setiap program dan kebijakan pemerintah kepada publik sehingga demikian citra sebuah institusi pemerintah terus terjaga dengan baik.

“para humas harus menguasai semua hal terlebih yang berkaitan dengan birokrasi pemerintah serta seluruh program dan kebijakan pemerintah”, tegasnya.

Selanjutnya, Mr. Valentino Luis dalam materinya tentang tekhnik penulisab berita dan photohraphy menerangkan betapa pentingnya imajinasi seorang kontributor berita dalam mendiskripskani sebuah peristiwa dan menghadirkannya dalam sebuah tulisan atau gambar.

Seorang penulis berita menurutnya harus mampu memanfaatkan seluruh panca indra yang dimilikinya untuk menghasilkan sebuah tulisan yang berkualitas sehingga menarik untuk dibaca khalayak.

“jangan lupa gunakan seluruh panca Indramu, agar tulisanmu memiliki jiwa sehingga yang membaca terus mengingatnya”, terangnya Dalam kesempatan tersebut, pria sikka yang hobby memakai busana motif daerah tersebut juga menampilkan ragam karyanya untuk menjadi referensi sebuah tulisan yang menarik dan gambar yang bercerita. (***peter)