Bupati Flotim Ajak Jajaran Kemenag Flotim Menjadi Pancasilais Dan Nasionalis

Larantuka (Inmas) – Bupati Flores Timur, Antonius Hubertus Gege Hajon, ST bertindak sebagai Inspektur Upacara pada Upacara Bendera puncak peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) ke 74 Kementerian Agama RI tingkat Kabipaten Flores Timur di lapangan upacara Kantor Kementerian Agama Kabupaten Flores Timur, Jumad (03/01/2020).

Hadir dalam upacara bendera dengan mengusung tema Umat Rukun, Indonesia Maju,  Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Flores Timur, Martinus Tupen Payon, S. Ag bersama seluruh jajaran, Ketua dan anggota DWP unit agama, Ketua dan anggota Forum Kerukunan Umat Beragama Kabupaten Flores Timur, para pimpinan OPD Kab. Flotim, para Kepala dan guru RA, MI, MTs, MA dan SMAK se Kabupaten Flores Timur. 

Dalam kesempatan membacakan sambutan Menteri Agama RI,  fachrul Razi, Bupati Anton Hajon menegaskan bahwa dalam negara Pancasila, siapapun dengan alasan apapun tidak di perkenankan melakukan propaganda anti Agama, penistaan terhadap ajaran Agama dan simbol- simbol keagamaan, ujaran kebencian dan kekerasan terhadap pemeluk Agama yg berbeda, demikian pula segala kebijakan Pemerintah tidak boleh bertentangan dengan kaidah Agama dan ideologi negara.

Agama dan Negara saling membutuhkan dan saling mengukuhkan untuk kebahagiaan hidup manusia, dan perlu di tegaskan bahwa penguatan identitas kebangsaan tidak boleh di pisahkan apalagi di pertentangkan, tetapi harus dalam Satu Kotak melahirkan moderasi beragama dan bernegara.

Bupati Anton Hadjon juga berterima kasih dan mengapresiasi kerja sama yang baik serta keberiringan antara Pemerintah Daerah Kabupaten Flores Timur dan Kementrian Agama yang selama ini dalam mendukung pelaksanan pembangunan SDM masyarakat dan pembangunan  bidang agama yang cukup baik, sehingga menghasilkan kehidupan dan kerukunan antar umat beragama di Kabupaten Flores Timur dapat berjalan dengan baik.

Disamping itu, kepada seluruh jajaran Kementerian Agama, beliau mengajak untuk dapat menjadi pribadi yang beragama secara baik dan benar serta menjadi manusia Indonesia yang pancasilais dan nasionalis.

” Dalam konteks bernegara orang yang kehidupan keagamaannya baik maka sudah tentu menjadi orang yang pancasilais dan nasionalis, karena itu saya mengajak seluruh insan Kementerian Agama agar menjadi pribadi yang mempunyai keagamaan yang baik serta menjadi pribadi yang pancasilais dan nasionalis”, ajak Bupati Anton Hajon.

Untuk diketahui, dalam rangka Ulang Tahun Kementerian Agama atau yang diistilahkan dengan Hari Amal Bhakti (HAB) ke 74 tahun 2020, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Flores Timur telah melaksanakan berbagai kegiatan untuk memeriahkan HAB tersebut, yakni: Turnamen Futsal tingkat MI, turnamen volly tingkat satuan pendidikan MTs, MA dan Sekolah Menengah Agama Katolik (SMAK). Selain itu aksi peduli kemenag flotim dengan beberapa focus pada aksi peduli lingkungan, aksi peduli kemanusiaan dengan mengunjungi panti asuhan adimister desa Mudakeputu, aksi donor darah serta bantuan sembako murah kepada masyarakat umat beragama di kabupaten Flores Timur kerjasama dengan Perum Bulog Flores Timur. 

Moderasi Beragama

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Flores Timur, Martinus Tupen Payon mengatakan seluruh rangkaian kegiatan HAB ke-74 dibingkai dalam semangat moderasi beragama. Menurutnya, Kementerian Agama berada di garda terdepan mengimplementasikan visi pembangunan bidang agama yang terurai secara lengkap dalam beberapa misi Kementerian agama. Salah satunya yakni misi unggulan Kementerian Agama yakni peningkatan kualitas kerukunan umat beragama.

Terkait hal ini, semangat moderasi beragama yang diusung Kementerian agama akan selalu diwujudnyatakan dalam setiap program dan Kegiatan Kantor Kementerian Agama baik di kabupaten Flores Timur maupun pada seluruh satuan kerja.  ” kita punya satuan kerja yang tersebar di wilayah Flores Timur, ada Kantor Urusan Agama, RA,  Taman Seminaris , madrasah serta Sekolah Menengah Agama Katolik (SMAK) yang didukung dengan para guru agama dan para penyuluh agama, semuanya akan diberdayakan untuk kerukunan umat beragama”, jelasnya. (***Peter)