Dapat Dua Piagam Penghargaan, Kakanmenag Flotim Jawab Tantangan Kakanwil

Larantuka (Inmas) –  Kantor Kementerian Agama Kabupaten Flores Timur mendapatkan dua penghargaan prestisius dari Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Larantuka pada acara Penyerahan DIPA Tahun 2020 Satuan Kerja Instansi Vertical, Kementerian/Lembaga Lingkup Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Larantuka, Tahun Anggaran 2020 di lantai 2, Aula Kantor KPPN Larantuka, Selasa (26/11/ 2019).

Pada acara Pemberian Bumi Nagi Awads Keuangan Negara, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Flores Timur mendapatkan dua penghargaan sekaligus yakni Terbaik I Pengelolaan Anggaran tahun 2019 dan Terbaik I Laporan Pertanggungjawaban Bendahara tahun 2019. Kepala Kantor Kementerian Agama KabupatenFlores Timur, Martinus Tupen Payon, S.Ag menerima penghargaan tersebut yang diserahkan langsung oleh Bupati Flores Timur, Antonius Gege Hajon, ST dan disaksikan Kepala KPPN Larantuka, Nur Aida.

Dengan raihan tersebut, bagi Kepala Kantor Kementerian Agama Kabuapaten Flores Timur, Martinus Tupen Payon, S. Ag, pihaknya telah menjawabi tantangan yang pernah diberikan oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi NTT, Drs. Sarman Marselinus beberapa waktu lalu, yakni berikan saya sertifikat.

Sebagaimana diketahui bahwa pada Kegiatan Bimtek Penyusunan Laporan Keuangan Bagi Para Operator Keuangan Madrasah dan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sikka, Flores Timur dan Lembata pada tanggal 13 september 2019 lalu di Hotel Gelekat Nara – Larantuka, Kakanwil Kemenag Provinsi NTT, Sarman Marselinus menyampaikan tantangan kepada seluruh satker di lingkungan Kementerian Agama NTT agar dapat memberikan sertifikat/piagam kepadanya.  Sertifikat dimaksud yakni sertifikat/piagam penghargaan yang diberikan oleh Kementerian Keuangan melalui Kantor Perbendaharaan Negara wilayah kerjanya masing-masing di NTT.

“ sekali lagi saya mohon, tolong beri saya sertifikat” kata kakanwil saat itu.

Martinus Tupen Payon pada acara penyerahan DIPA di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Flores Timur, Kamis (27/11/2019) mengatakan pengelolaan anggaran merupakan kerja tim sehingga penghargaan yang diraih tersebut merupakan hasil dari kerjasama tim work yang sudah dibangun selama ini. Beliau mengajak seluruh jajarannya mencoba untuk berpikir tentang besok, memperhatikan secara baik 12 indikator pencapaian DIPA dan mengelola DIPA secara baik sesuai dengan tuntutannya sehingga hal baik ini dapat dicapai lagi diwaktu-waktu yang akan datang. (***peter)