Kakankemenag Flotim: Kita Semua Harus Saling Memberi Dan Menerima

Larantuka (Inmas) – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Flores Timur, Martinus Tupen Payon, S. Ag dihadapan para penghuni rumah tahanan negara (Rutan) Larantuka, Rabu (04/09/2019) memberikan motivasi berupa peneguhan bagi para nara pidana Katolik yang menghuni Rutan Larantuka. Kehadirannya dalam kesempatan tersebut untuk mengunjungi para penghuni rutan bersama para penyuluh agama Katolik dalam kegiatan pembinaan rohani sekaligus bersilahturahmi dengan Kepala Rutan Larantuka, Ahmad Sihabudin, A.Md, IP, SH, MH.

Dalam tatap muka dengan para tahanan, Martinus Tupen mengatakan semua orang punya masalah atau problem, dan hal tersebut tidak bisa dielakan oleh setiap individu. Setiap masalah yang dihadapi menurutnya pasti mempunyai akibatnya. Namun sebagai manusia persoalan tersebut tidak bisa membuat orang untuk menutup mata dan menutup rasa.

” kita semua punya problem, tetapi sebagai sesama manusia kita harus saling memberi dan menerima untuk saling menguatkan”, terangnya.

Beliau menjelaskan kehadirannya bersama para penyuluh agama katolik di rumah tahanan larantuka untuk saling menguatkan dalam kegiatan pembinaan rohani berupa shering Kitab Suci dengan harapan kekuatan dan kesabaran selalu ada dalam diri setiap orang yang tertimpa masalah.

Dalam kesempatan tersebut Martinu Tupen juga mengatakan kegiatan pembinaan rohani akan terus dilakukan kedepannya karena pihaknya telah menjalin kerjasama dengan pihak rutan untuk kegiatan pembinaan rohani.

” karena program ini nantinya akan berkelanjutan berkat kerjasama dengan rutan Larantuka maka saya minta bapak ibu sudi menerima kehadiran kami” ungkapnya.

Sementara Kepala Rutan Larantuka, Ahmad Sihabudin.A.Md, I. P.,  SH, MH dalam kesempatan yang sama mengakui pentingnya kegiatan pembinaan rohani dalam rangka peningkatan iman dan taqwa. 

Beliau bersyukur dan berterima kasih karena selama dua tahun terakhir baru ada kegiatan seperti ini yang dipandangnya sangat baik untuk meningkatkan optimisme dan kekuatan bagi para nara pidana. ” saya bersyukur karena selama dua tahun terakhir tidak ada kegiatan seperti ini untuk mendapatkan sentuhan dari pihak luar, terima kasih Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Flores Timur” pungkas ahmad sihabudin.  (***peter)