Kakankemenag Flotim : LP3KD Milik Masyarakat Dan Semua Pihak Harus Mengambil Peran

Larantuka (Inmas) – Badan Pengurus Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesta Paduan Suara Gerejani Katolik Daerah (LP3KD) Kabupaten Flores Timur hasil rekstrukturisasi menggelar rapat perdana di aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Flores Timur, Selasa (27/08/2019). Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Ketua LP3KD yang baru, Dominikus Demon, SH (asisten 2 setda Flores Timur) hasil restrukturisasi kepengurusan yang telah dilakukan.

Hadir dalam rapat tersebut, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Flores Timur, Martinus Tupen Payon,S. Ag sebagai penasihat LP3KD, para pengurus inti, para ketua bidang dan anggota.

Dalam sambutannya sebagai penasihat, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Flores Timur, Martinus Tupen Payon, S,Ag menekankan keberadaan LP3KD  sesungguhnya merupakan milik masyarakat atau umat Katolik dan dibawah naungan Pemerintah atau Negara. Sehingga dibutuhkan perhatian dan dukungan semua umat atau para stake holders guna memberdayakan lembaga tersebut sebagai sarana untuk mengembangkan pemahaman dan penghayatan iman Katolik melalui berbagai kegiatan yang menjadi tugas LP3KD.

“ lembaga ini sesunggunnya milik masyarakat umat katolik dibawah naungan negara, sehingga kita semua harus mengambil peran untuk mendukung kegiatan LP3KD yang mengarah pada peningkatan kualitas iman umat Katolik melalui ragam kegiatan yang akan diprogramkan”, jelasnya.

Beliau menggaris bawahi bahwa LP3KD tidak semata menyelenggarakan pesta paduan suara tetapi lebih dari itu didalamnya harus ada kegiatan pembinaan rohani yang akan menjadikan iman umat Katolik menjadi kokoh dan kuat.

Terkait adanya event pesperani tingkat Provinsi dan tingkat nasional yang akan dilaksanakan di Kota Kupang provinsi NTT tahun depan, Martinus Tupen Payon mendorong LP3KD untuk dapat menyelenggarakan lomba Pesperani tingkat Kabupaten sebagai persiapan menuju lomba pesperani tingkat Provinsi NTT.

“ kita harus selenggarakan pesperani tingkat Kabupaten sebagai persiapan lomba ditingkat provinsi, terlebih Kabupaten Flores Timur merupakan Juara Umum pada Pesperani tkt Provinsi NTT tahun lalu”, tandasnya.

Sementara Ketua Umum LP3KD Kab. Flores Timur, Dominikus Demon, SH menegaskan pentingnya event pesperani secara berjenjang yang harus dilakukan di Kabupaten Flores Timur, karena memiliki banyak potensi untuk dikembangkan seperti lagu-lagu liturgis dan lomba  cipta lagu.

“ kita akan mendesign untuk lomba pesperani secara berjenjang mulai tingkat Kecamatan atau Paroki sampai tingkat Kabupaten atau keuskupan. Semuanya itu sebagai persiapan lomba di level yang lebih tinggi”, terangnya. Rapat tersebut menghasilkan berbagai point kesepakatan yang segera ditindak lanjuti, seperti finalisasi dokumen program kerja LP3KD Kabupaten Flores Timur untuk setipa bidang, serta rencana untuk menggodok dan membahas Visi dan Misi LP3KD Kabupaten Flores Timur. (***peter)