30 Peserta Didik MTsN 2 Flotim Menerima Bingkisan Dari Sekmen PPPA RI

MTsN 2 Flotim (Inmas)– Lamakera, sebuah kampung kecil di ujung Timur pulau Solor kembali mencatat sejarah, dengan hadirnya para petinggi – petinggi Bangsa ini. Kali ini, Sekretaris Kementerian Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak Republik Indonesia (Dr. Ir. Pribudiarta Nur Sitepu, MM.) bersama Ketua Komisi VIII DPR RI  (Dr. M. Ali Taher Parasong, SH.,M.Hum) menyapa Lamakera – Flores Timur melalui Kunjungan Kerja dalam rangka Sosialisasi Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2014 Tentang Perlindungan Anak.

Kunjungan Pejabat Negara yang terjadi pada Selasa (27/08/2019) ini, didampingi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Flores Timur (Paulus Igo Geroda, S.Sos., M.AP) dan Kepala Seksi Pendidikan Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Flores Timur (Drs. Bakir Doni Pulo), juga turut hadir Muspika Kecamatan Solor Timur, para Kepala Desa, para Kepala Sekolah/Madrasah se Lamakera, Guru dan Pegawai, para peserta didik SD/MI, MTs dan MA, serta seluruh masyarakat Desa Watobuku dan Motonwutun. Sementara inti kegitannya berpusat di halaman Masjid Al-Ijtihad Lamakera.

Selain mensosialisasikan Undang-Undang Perlindungan Anak, Sekmen PPPA RI juga membawa 300 bingkisan keperluan sekolah dan perlengkapan belajar untuk siswa-siswi se Lamakera serta cendra mata bagi para Kepala Sekolah/Madrasah. Sebanyak 30 peserta didik MTs Negeri 2 Flores Timur juga menerima bingkisan tersebut. Semoga bantuan ini dapat memotivasi peserta didik untuk lebih meningkatkan semangat belajar dan menuntut ilmu.

Dalam sambutannya, Sekmen PPPA, Dr. Ir. Pribudiarta Nur Sitepu, MM,  mengingatkan bahwa “Anak adalah bagian yang tidak terpisahkan dari keberlangsungan hidup manusia dan keberlangsungan sebuah bangsa dan negara. Agar kelak mampu bertanggung jawab dalam keberlangsungan bangsa dan negara, setiap anak perlu mendapat perlindungan dan kesempatan yang seluas-luasnya untuk tumbuh dan berkembang secara optimal baik fifik, mental, maupun sosial. Imbuhnya.

Lebih lanjut, beliau mangatakan : “Untuk menjamin hak-hak anak, maka perlu dilakukan upaya perlindungan demi mewujudkan kesejahteraan anak dengan memberikan jaminan terhadap pemenuhan hak-haknya tanpa adanya perlakuan diskriminatif. Menurutnya ada 4 hak dasar anak yang harus dilindungi orang tua sejak dini  yakni : hak hidup, hak tumbuh kembang, hak mendapat perlindungan, dan hak berpartisipasi”. Jelas Dr. Ir. Pribudiarta Nur Sitepu, MM

Sementara Ketua Komisi VIII DPR RI (Dr. M. Ali Taher Parasong, SH.,M.Hum) melalui sambutannya dengan berinteraksi langsung bersama seluruh peserta didik yang hadir. Dalam candaannya, beliau menitipkan pesan moral agar anak Lamakera harus memiliki iman yang kuat, ilmu yang mumpuni, dan akhlakul karimah.

“ generasi Lamakera harus memiliki iman yang kuat, ilmu yang mumpuni, dan akhlakul karimah” tegasnya.

Sementara, Sekretaris Daerah (Paulus Igo Geroda, S.Sos., M.AP) yang mewakili Pemerintah  Daerah Kab. Flores Timur juga memberikan motivasi kepada siswa-siswi Lamakera  agar terus melanjukan pendidikan untuk meraih cita-cita.

“ Gantungkan cita-citamu setinggi langit, dan berusaha untuk meraihnya. Jangan ada lagi anak Lamakera  yang bercita-cita dan profesi sebagai ojek laut”, ungkap Paulus Igo Geroda yang disambut dengan tepuk tangan.

Puncak kegiatan semakin meriah dengan hadirnya Pendongeng Nasional (Kak Iwan) dengan lelucon segarnya, namun syarat dengan pesan moral bagi anak-anak. Kegiatan Kunjungan Kerja ditutup dengan do’a yang dibawakan oleh Moh. Ismail, S. Ag (Kepala MTsN 2 Flotim). Semoga ada keberkahan. (***abdul wahab/peter)