Tue. Jul 14th, 2020

Usai Video Conference Dengan Kakanwil, Kakankemenag Flotim Langsung Gelar Ratas Pengelola Anggaran

Larantuka (Humas) – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Flores Timur, Martinus Tupen Payon langsung menggelar rapat terbatas dengan para pengelelola anggaran di lingkup Kantor Kementerian Agama Kabupaten Flores Timur,  setelah mengikuti kegiatan Video Conference Koordinasi Evaluasi Program dan Anggaran Pimpinan Tengah Tahun Kementerian Agama Provinsi NTT TA. 2020, Rabu (24/06/2020), pukul 08.30 WITA – selesai.  Kegitan ini  diikuti 74 peserta (Kabag TU, Eselon 3 Lingkup Kanwil, Kepala MTs, MA, MAK Negeri dan SMAKN serta Kasubbag Lingkup Kanwil Kemenag NTT).

Ratas yang dilaksanakan dengan cepat tersebut dimaksudkan untuk menyampaikan hal-hal penting terkait evaluasi program dan anggaran tengah semester di lingkungan Kanwil Kementerian Agama Provinsi NTT untuk menjadi perhatian bagi para pengelola anggaran di tingkat Kantor Kementerian Agama Kabupaten Flores Timur.

Beberapa hal yang disampaikan dalam ratas tersebut yakni; kemungkinan adanya pagu minus, jika terdeteksi segera lakukan revisi agar segera teratasi. Para pengelola anggaran diminta untuk mencermati setiap item anggaran dalam DIPA dan segera melakukan perhitungan yang matang.

“ cermati dan lakukan perhitungan yang tepat dan langsung dikirimatau disampaikan supaya akhir tahun kita tidak kewalahan”, tegasnya dalam rapat tersebut.

Selain itu kualitas realisasi anggaran juga perlu diperhatikan oleh para Duta Akrual sesuai IKPA (Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran) yang memuat 13 indikator Kinerja dari  3 aspek: 1)Aspek kesesuaian antara pelaksanaan perencanaan dan anggaran; 2) Aspek kepatuhan pada regulasi yang ditetapkan Kemenkeu dalam pelaksanaan anggaran; dan 3). Aspek efektivitas dan efisiensi pelaksanaan anggaran dan kegiatan.

Beliau juga menyampaikan apresiasi dari Bapak Kakanwil Kementerian Agama Provinsi NTT atas kerjasama yang telah dibangun selama ini dan memberikan hasil yang baik pula, secara khusus pada aspek pelaksanaan anggaran dimana saat ini mencapai 40,56 persen dari anggaran sebesar Rp. 779. 875.677.000, per 22 Juni 2020, dan   menempatkan Kemenag NTT pada peringkat 9 dari 34 provinsi se-Indonesia. Dengan rincian; Sekjen 40,53 %; Bimas Islam 37,80 %; Pendis 39 %; Bimas Kristen 36 % lebih; Bimas Katolik 43 % lebih; Bimas Hindu 40,20 %, Bimas Buddha 53 % lebih; Peny Haji dan Umrah 65 % lebih.

Kepada duta perencana dan duta akrual, diminta untuk melakukan koordinasi dengan Subbag Perkeu Kanwil Kementerian Agama Provinsi NTT  untuk perencanaan Pagu tahun 2021.

Dalam kesempatan tersebut, Kakankemenag Martinus Tupen juga menyampaikan informasi tentang pelaksanaan MTQ tingkat Provinsi NTT yang akandilaksanakan pada bulan november tahun 2020 dan informasi tentang pembatalan kegiatan Pesparani baik tingkat Provinsi maupun tingkat nasional yang sebelum dilaksanakan di Kupang. Terkait kegiatan pembelajaran bagi lembaga pendidikan di bawah naungan Kementerian Agama, akan disesuaikan dengan informasi dan arahan dari Kementerian Agama RI.  (***peter)